Lunch Stop at Restoran Garuda Medan – Legenda Kuliner Padang yang Bikin Kaget di Kasir!
Setelah menikmati sejuknya udara Berastagi dan menyelesaikan agenda liburan bersama rombongan guru SMP Negeri 2 Lhokseumawe, perjalanan panjang menuju Lhokseumawe membawa kami singgah sejenak di Kota Medan. Waktu makan siang yang mulai tiba membuat perut meminta haknya, dan pilihan kami jatuh pada salah satu restoran legendaris yang cukup terkenal di Medan, yaitu Warung Garuda. Restoran yang dikenal dengan sajian masakan Padang autentik ini tampak ramai oleh pengunjung, seolah menjadi bukti bahwa cita rasanya masih dipercaya lintas generasi hingga hari ini.
Bagi pecinta kuliner Sumatera, nama Warung Garuda tentu bukan nama asing. Restoran legendaris yang telah berdiri puluhan tahun ini dikenal dengan sajian masakan Padang yang autentik dan cita rasa.
Begitu memasuki restoran, suasana ramai langsung terasa. Berbagai pilihan lauk tersusun rapi di etalase, mulai dari rendang, ayam pop, gulai tunjang, dendeng balado hingga aneka sayuran khas Minang yang menggoda selera. Tempatnya bersih, nyaman, dan cukup luas untuk rombongan besar seperti kami.
![]() | ![]() | ![]() |
|---|
Namun cerita menarik justru terjadi saat tiba di meja kasir. Setelah menikmati makan siang dengan tenang, kami mulai menghitung biaya makan masing-masing.
Saat total tagihan disebutkan, hampir semua saling berpandangan dan tersenyum kaget. Ternyata harga makanan di sini bisa mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan harga makanan serupa di Lhokseumawe.
Meski demikian, pengalaman kuliner di Warung Garuda tetap menjadi bagian menarik dari perjalanan kami. Kadang-kadang dalam sebuah perjalanan, bukan hanya rasa makanan yang menjadi kenangan, tetapi juga momen-momen lucu yang terjadi bersama teman-teman seperjalanan.
Rating Pribadi:
Rasa : 9/10
Tempat : 8.5/10
Kebersihan : 9/10
Harga : 6.5/10 (siapkan dompet lebih tebal )
Sebuah persinggahan yang mengenyangkan, menyenangkan, dan tentunya meninggalkan cerita yang akan terus dikenang dalam perjalanan pulang kami dari Berastagi menuju Lhokseumawe.
Detail
| Name | Restoran Garuda |
|---|---|
| Location | Jl. Nibung Raya No.163-165, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20111 |
| Maps | https://maps.app.goo.gl/LE9XTjZvBZYNszbF7?g_st=ac |
| Steem-atlas | [//]:# (!steematlas 3.589387 lat 98.664674 long Restoran Garuda d3scr) |
| Vosited | 14 juni 2026 |
| Camera | vivo v40 |
Pada akhirnya, pengalaman makan di Restoran Garuda Medan memberikan kesan yang cukup unik bagi kami. Dari sisi rasa, hampir tidak ada yang bisa dikeluhkan. Boleh lah,.Bumbu yang kaya, cita rasa khas Minang yang autentik, serta kualitas masakan yang terjaga membuat setiap hidangan terasa istimewa. Bahkan, rasa kecewa yang sempat muncul ketika mengetahui harga makanan dan tambahan pajak 10% perlahan terbayarkan oleh kualitas sajian yang kami nikmati. Memang, dompet terasa sedikit lebih ringan dibandingkan saat makan di kampung halaman, tetapi lidah kami mengakui bahwa rasa yang disajikan memiliki kelas tersendiri. Bagi yang berkunjung ke Medan dan ingin menikmati kuliner Padang legendaris, Restoran Garuda layak masuk dalam daftar destinasi kuliner yang wajib dicoba, asal jangan lupa menyiapkan anggaran lebih dan siap menerima kejutan saat tiba di meja kasir.
Terimakasoh
Salam @ubayiqbal












Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Restoran yang sudah ada sejak saya kecil ni, namun tidak lekang dimakan waktu. Sebuah tulisan yang terap keren walau diburu deadline kwkwkw
Thank you for posting this on Steem Atlas.
To help improve your posts on Steem Atlas, and increase your chances of winning in the Atlas Challenge, check out these 21 Tips.
Thank you for setting a beneficiary to @steem-atlas, it will help the project grow.
Thanks youbsir
Dear ubayiqbal, excellent pin! Pin curated for Steem Atlas. We appreciate you pinning with us!
Pin stats:
🟢 Beneficiary: 15%
🟢 Delegator: ✓
🟢 Witness Vote: ✓
View your post on Steem Atlas here:
https://steematlas.com/@ubayiqbal/lunch-stop-at-restoran-garuda-medan-legenda-kuliner-padang-yang-bikin-kaget-di-kasir