Rabu, 05 Agustus 2026 - Penghapusan Barang Milik Negara

in Hot News Community9 days ago (edited)

011.jpeg


Halo semuanya, senang bisa hadir kembali disini.

Seperti biasa, semua aktivitas dimulai dari rumah menuju ke sekolah. Cuma ada dua jam tugas mengajar hari ini, sehingga saya punya banyak waktu untuk melakukan banyak hal di sekolah. Rabu menjadi hari yang menyenangkan bagi saya, ada waktu longgar yang cukup banyak dapat dapat dimanfaatkan.

Dikelas, semua berjalan dengan normal dan terkendali, semua siswa belajar dengan penuh semangat pagi ini. Materi pelajaran Bahasa Indonesia tersampaikan dengan baik, hingga jam pelajaran selesai dan saya mulai menikmati waktu bersama rekan guru di meja piket.

012.jpeg

Saya yang berfoto bersama siswa di akhir pelajaran

Di tengah-tengah waktu bersantai menikmati segelas kopi susu yang baru kami beli, kepala Madrasah Pak Radjasalman baru tiba disekolah. Ada urusan persiapan 17 Agustus yang membuat beliau sampai sedikit telah ke sekolah.

Kebetulan pengawas Madrasah tiba-tiba ke sekolah, mungkin sidak mendadak, tapi saya tahu pasti tentang hal itu. Setelah pengawas madrasah pulang, Pak Radjasalman menghampiri saya dan rekan-rekan di meja piket.

Beliau mengajak kami ke MIN 5 Kota Lhokseumawe yang berada di desa Paloh. Beliau mengatakan ada kegiatan pemusnahan barang-barang milik Madrasah yang sudah rusak sehingga tidak dapat digunakan lagi. Termasuk barang rusak milik negara yang ada di MIN 4 Kota Lhokseumawe.

013.jpeg

Barang-barang yang telah rusak di MIN 4

Segera kami mengangkut barang-barang yang sebelumnya telah di satukan oleh rekan-rekan TU, kami memasukkan ke dalam kendaraan milik pak Radjasalman. Segera kami pun berangkat ke MIN 5 Kota Lhokseumawe, disana pelaksaan kegiatan tersebut berlangsung.

15 Menit dalam berjalanan, kami pun tiba di lokasi. Sesampai disana, beberapa sekolah sudah mulai meletakkan barang-barang rusak milik negara yang mereka miliki. Terdapat laptop yang sudah rusak berat, sound system, alat peraga, meja, hingga kursi yang telah berayap.

014.jpeg

Para kepala di lingkungan Kemenag Kota Lhokseumawe telah hadir untuk menyaksikan pemusnahan barang yang tidak dapat digunakan lagi

Sedikit informasi bagi kita semua, penyebutan pemusnahan barang rusak miliki negara di lingkungan madarsah ini sering disebut dengan Penghapusan Barang Milik Negara (BMN).

Memang tidak semua barang rusak milik negara harus di musnahkan, bagi yang masih bisa diperbaiki pemusnahan tidak perlu dilakukan. Penghapusan Barang Milik Negara (BMN) merupakan langkah terakhir jika sudah tidak bisa dijual atau dimanfaatkan lagi.

Semua hal dan mekanisme terdapat dalam aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Hal ini didasarkan oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 83/PMK.06/2016 sumber, negara mengatur ketat asetnya agar tidak menimbulkan kerugian keuangan negara.

015.jpeg

Pemusnahan barang rusak, melalui cara dibakar

Selesai kegiatan tersebut, kami pun kembali ke sekolah menjelang siang. Tiba di sekolah saya dan beberapa rekan guru bersantai kembali sambil menikmati menu Makan Bergizi Gratis hari ini.

Menunya cukup lezat, ada soto dengan daging suir ayam yang guris dan nikmat. Terdapat juga tahu dan sabagai hidangan penutup, terdapat buah pisah yang menjadi pelengkap menu sehat hari ini .

017.jpeg

Menu Makan Bergizi Gratis Hari ini

Singkat cerita, bel bertanda pulang pun berbunyi. Saya segera pulang untuk mengantar dan menjemput putra putri saya di sekolah. Selanjutnya, waktu banyak saya habiskan dengan beristirahat dan juga membersihkan rumah di sore hari, sambil menunggu waktu anak-anak pulang sekolah.

Jam 17.00 wib sore, saya membeli beberapa potong ayam goreng disalah satu warung untuk makanan anak-anak dirumah. Saya juga menjemput anak-anak di sekolah dan kembali sampai dirumah sekaligus bersiap-siap menunggu waktu magrib dan mengantar anak-anak kembali ke tempat mengaji mereka selepas magrib.

020.jpeg

Membeli ayam goreng untuk anak-anak

Waktu malam sendiri, saya habiskan di salah satu warung kopi di pusat kota. Saya harus menunggu anak-anak saya pulang mengaji. Disela-sela waktu bersantai di warung kopi, saya memanfaatkan waktu dengan berselancar di dunia maya agar tidak bosan menunggu.

018.jpeg

Menjemput anak-anak mengaji

Akhir dari semua cerita adalah setelah tiba di rumah, rasa lelah mulai terasa. Berbincang-bincang sejenak bersama istri tentang banyak hal, dan melihat menemani anak-anak yang sudah mulai masuk ke kamar dan beristirahat, adalah kegiatan malam itu.

Saya tidak begitu mengatuk malam itu, walau badan lelah saya menyempatkan diri membuat postingan yang saya tulis ini. Setelah selesai, waktunya saya beristirahat. Cerita pun terhenti sampai disini.

Sekian postingan sederhana saya, semoga mendatangkan manfaat bagi saya, sekaligus menjadi tulisan yang menarik bagi siapa saja yang membacanya.