The Diary Game (24/04/2026) | Even though smiling, the tiredness was hard to compromise on my face.

in Incredible India22 hours ago

Image cover

Merasa bebas di luar namun terkunci di dalam adalah kondisi emosional yang tertekan dan tidak semua orang menginginkan hal ini. Aku tidak terbiasa dengan aturan ketat (dikekang) baik di rumah maupun di tempat kerja. Menyadari karakter ini maka aku terus belajar tentang pengembangan diri serta internalisasi nilai guna memahami hak dan tanggungjawabku sebagai suami, ayah dan sebagai staf di kantor. Mungkin aku akan berupaya melaksanakan semua tugasku dengan baik tanpa paksaan dan tekanan serta membuka diri untuk menerima masukan atau kritikan.

Pagi yang cerah! Hari-hariku tidak ada yang berubah signifikan kecuali IDR di rekeningku yang terus menipis dan berharap angka-angka di kalender berganti dengan cepat tanpa harus melewatinya dengan menenggak obat tidur.

1000171669.jpg

Setelah mengantar putriku ke sekolah aku melanjutkan perjalanan ke tempat kerja. Debu dan polusi seakan merampas hak pengendara sepeda motor untuk menikmati udara segar setiap pagi. Ya, konsekuensi yang harus dimaklumi bagi warga yang berdomisili di wilayah padat penduduk.

1000172269.jpg

Tersenyum bukan berarti bahagia! tapi casing harus dijaga untuk melindungi ruang pribadi karena tidak penting orang-orang terdekat sekalipun mencium kondisi seseorang yang sama sekali tidak menguntungkan mereka. Setiba di tempat kerja aku bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan muka dari debu saat menempuh perjalanan dari sekolah ke lokasi kantor.

1000172294.jpg
saat berada di tempat kerja

Selesai melakukan presensi pagi aku menempati kursi kosong dalam ruang kerja seraya menyejukkan tubuh dengan pendingin ruangan. Beberapa menit disana aku tidak melihat ada satu manusiapun hadir sehingga aku memutuskan menuju warung Cekgu untuk menikmati segelas kopi panas.

1000171702.jpg
1000171745.jpg
ngopi di warung Cikgu
Tiba kembali di kantor

Tiga puluh menit dimeja kupi tidak semata aku habiskan untuk menikmati konten media sosial tapi kebiasaanku adalah membaca dan menyiapkan konten untuk postingan Steemit. Hari Jum'at jam kerja sangat terbatas, aku harus menyelesaikan tugas presentasi ku menggunakan mocrosoft power poin di perangkat komputer sebelum jadwal menjemput putriku pulang sekolah. Jika tidak memenuhi waktu, aku akan melanjutkan pekerjaan ini setelah jam istirahat.

Aku juga memiliki agenda berbelanja beberapa kebutuhan sehari-hari di pasar Inpres setelah menjemput putriku di sekolah. Ceritaku mungkin sedikit singkat karena semua aktivitasku telah aku rekam dalam video pendek berdurasi di atas 120 detik.

1000171749.jpg
saat menjemput putriku pulang sekolah

Aku tiba di sekolah pada pukul 11.00 wib dan terpaksa mengajak putriku sekalian ke pasar untuk menemaniku membeli ikan bandeng dan sayuran. Aku hanya butuh waktu kurang dari 10 menit untuk tiba di salah satu pusat perbelanjaan tradisional di kota kecil kami. Suasana pasar tampak masih ramai dan riuh karena masih tersisa sekitar satu jam kedepan sebelum tiba ya waktu shalat Jum'at.

1000171754.jpg
1000171756.jpg
saat membeli ikan
membeli sayuran

Aku tidak sempat tawar menawar beberapa belanjaan karena terhalangi oleh gesitnya kaum ibu yang memilih dan memilah belanjaan mereka. Aku keluar dari kerumunan pasar bersama putriku menuju area parkir kenderaan roda dua.

1000171758.jpg
1000171767.jpg
Singgah ke swalayan Sabana
si cantik menyambut kami di rumah

Terik dan panas memperlengkap rasa gerahku siang ini. Setiba di rumah aku hanya sempat beristirahat sejenak sebelum menuju kamar mandi. Selesai makan siang, aku sengaja menggunakan baju koko dan celana panjang sebelum menuju ke masjid Islamic Center karena selesai shalat Jum'at aku berencana langsung menuju tempat kerja.

1000171771.jpg
1000172311.jpg
tiba di arealasjid
saat kegiatan Jum'at berlangsung

Ya, selesai kegiatan shalat Jum'at aku bergegas ke tempat kerja. Pekerjaanku di komputer masih belum rampung dan mungkin ada beberapa tugas lainnya dari atasan yang harus aku kerjakan. Itu kewajiban yang tidak mungkin aku abaikan.

1000171886.jpg
terpaan sang Surya masih belum menyerah hingga mendekati waktu senja

Malam hari aku kembali ke warung kopi langgananku yang berlokasi di Jl. Listrik. Anak lelakiku masih saja mengikuti ku dengan berbagai alasan yang sulit aku tolak.

1000171936.jpg
Kembali menikmati kopi panas bersama anak lelakiku di warung Cikgu

Sekian kisah diary ku hari ini. Aktivitas keseharianku bisa teman-teman tonton dalam rekaman video sederhana dibawah ini. Terima kasih banyak atas kunjungan dan mungkin anda membacanya..

salam,
@ridwant

Introduce myself

Posted with Speem

Sort:  
Loading...

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.

Thank you @selina1 🙏

Hi friend

#play

Image

Speem Video Watcher Team @carli24

Thank you @carli24 🙏

High-Yield Curation by @steem-seven

Your content has been supported!


Maximize your passive income!
Delegate your SP to us and earn high rewards

Click here to see our Tiered Reward System

Vote Proposal 100Vote Witness @seven.witMeet Speak on Steem

We are the hope!

S7VEN Banner