The Diary Game, June 30, 2026 | ..Ethics drives individuals to serve above self-interest.

Hᴇʟʟᴏ Sᴇᴍᴜᴀɴʏᴀ...
𝗕ukan aturan yang membuat seseorang patuh, tapi etika "humanizing humanity" lebih tajam ketimbang ditekan oleh konsekuensi sebuah pelanggaran. Etika melampaui kepentingan pribadi sehingga seseorang mampu bekerja dan melakukan sesuatu dengan ikhlas bukan karena kebutuhan tapi sebagai bentuk pengabdian.
Suasana pagi yang ramah! Sebelum tiba di kantor aku singgah di warung Pyramid Kuphi berlokasi di Jl. Merdeka Timur, Mon Geudong google maps. Bukan untuk nongkrong, but grabbed a coffee for the office.. karena aku harus menyelesaikan progres pekerjaan dalam Minggu ini, dan dapat menikmati kopi bersama rekan sekantor sambil beraktivitas. Aku pikir itu hal bagus karena dapat melakukan dua hal berbeda dalam waktu bersamaan.

Saat berada di ruang kerja, sejumlah rekan kami juga mulai disibukkan dengan rutinitas mereka masing-masing, seraya menjinjing labtob aku pun menuju ruang bersantai yang selama ini sering aku manfaatkan untuk menyelesaikan tugas pengetikanku. Disana aku lebih nyaman dan leluasa bahkan sambil menikmati minuman favoritku.
![]() | ![]() |
|---|---|
Selain menyiapkan slide presentasi untuk kegiatan rapat lanjutan pada Rabu besok (1/07/2026), saya juga harus merampungkan dokumen perencanaan pengadaan tanah untuk lokasi pembangunan Huntap, khususnya beberapa titik lokasi yang akan dibebaskan dengan cara ganti rugi sesuai pagi anggaran yang tersedia. Beberapa titik lokasi lainnya terpaksa di tunda sementara waktu karena beberapa hal teknis baik dilapangan maupun menyangkut anggaran biaya.
Banyak kemungkinan-kemungkinan yang harus diwaspadai mengingat kondisi sosial masyarakat dan keputusan stakeholder yang rentan berubah alias flip-flop!.
Tidak terasa jam sudah beranjak melewati pukul 15.00 wib, siang ini aku juga makan di kantor dengan beberapa rekan kerjaku, ya semua keluargaku sedang bepergian ke tempat keluarganya di kecamatan Grong grong Kabupaten Pidie sehingga aku memutuskan untuk tetap mengisi jam istirahat di tempat kerja.

Ya, bukan waktu yang berjalan cepat namun pekerjaan kami tidak kunjung selesai. Tidak satupun pekerjaanku yang benar-benar selesai! aku dan juga staf lainnya harus bekerja ekstra dengan nurani bukan karena iming-iming apapun agar semua kegiatan pada bidang kami dapat diselesaikan tepat waktu.
Hingga jam pulang kantor tiba aku masih melanjutkan pekerjaanku dari menggunakan labtob hingga PC bahkan mesin tik manual. Uniknya! aku dan beberapa rekanku malahan merasa senang dengan beban pekerjaan yang padat meskipun harus pulang terlambat.
![]() | ![]() |
|---|---|
Disisi lain, Kegiatan Zona Nilai Tanah (ZNT) juga salah satu kegiatan prioritas di instansi kami, jadi tidak ada kegiatan yang di anak tirikan, semua harus terlaksana dengan baik. Untungnya atasan kami tidak menganggap kami bawahan tapi sebagai mitra kerja dan sama - sama merasa bertanggungjawab untuk memberikan yang terbaik, bukan kepada orang nomor 1 di Kabupaten, tapi untuk kepentingan masyarakat umum dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Aku kembali kerumah sebelum magrib. Selesai mandi dan melaksanakan salat magrib aku rebahan dan sempat tertidur sejenak karena kelelahan. Istri dan keluargaku tidak ada di rumah sehingga aku memutuskan keluar menuju warung MS Coffee. Disana juga menyediakan makanan seperti nasi goreng, martabak dan pangsit. Semua makanan tersebut merupakan kuliner khas tradisional masyarakat Aceh yang masih bertahan hingg era revolusi industri saat ini.

Karena lelah, semakin kenyang semakin diserang rasa kantuk, tapi aku berupaya menyelesaikan postinganku di platform ini sebelum kembali kerumah untuk beristirahat.
Sekian... Terima kasih banyak atas kunjungan dan mungkin anda membacanya..
salam,
@ridwant




Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
https://x.com/i/status/2073793158773887022
Thank you so much Mom @chant 🙏