Bupati Pidie Jaya Pantau Paskibraka: Tunjukkan yang Terbaik!
Pidie Jaya – Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME, turun langsung ke lokasi latihan untuk memantau kesiapan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pidie Jaya, Senin (10/8/2026). Pemantauan yang berlangsung ketat ini tidak hanya menyoroti gerakan baris-berbaris, tetapi juga aspek mental, kesehatan, hingga logistik pendukung para anggota pasukan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Asisten Pemerintahan Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Drh. Muzakir, MM, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pidie Jaya, Saifuddin, S.Pd. Kehadiran mereka bertujuan memastikan bahwa seluruh anggota Paskibraka yang terdiri dari putra-putri terbaik daerah ini benar-benar matang secara teknis dan nonteknis sebelum mengemban misi sakral pada upacara 17 Agustus mendatang.
Perhatian khusus Bupati tertuju pada ketepatan gerakan, kedisiplinan formasi, serta sinkronisasi antarpersonel yang dinilai harus mencapai level sempurna. Namun lebih dari itu, Bupati juga menyelidiki kesiapan kesehatan, kecukupan asupan gizi, kondisi akomodasi, serta ketahanan mental para anggota yang menjalani latihan intensif berjam-jam setiap harinya. Menurutnya, tugas sebagai pengibar bendera bukanlah sekadar rutinitas seremonial, melainkan amanat kehormatan yang membawa nama harum daerah dan merupakan wujud penghormatan tulus kepada jasa para pahlawan.
"Laksanakan latihan dengan sungguh-sungguh. Jaga disiplin, kekompakan, dan kesehatan. Kalian adalah ujung tombak upacara kemerdekaan kita. Saya ingin melihat putra-putri Pidie Jaya menunjukkan bahwa kita memiliki generasi muda yang bertanggung jawab, disiplin, dan mampu mengemban amanah negara ini dengan sebaik-baiknya," pesan Sibral Malasyi dengan penuh semangat di hadapan puluhan anggota Paskibraka.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Pidie Jaya itu menekankan sejumlah poin penting yang wajib dipegang teguh seluruh anggota, yaitu: disiplin waktu, menjaga kondisi fisik, mengikuti setiap arahan pelatih tanpa reserve, membangun kekompakan tim, senantiasa menjaga sikap dan martabat daerah, serta tidak mengabaikan kesehatan di tengah padatnya jadwal latihan. Ia juga mengingatkan agar para pemuda tersebut tidak mudah menyerah menghadapi kelelahan dan tekanan, karena proses latihan yang keras justru menjadi wahana pembentukan karakter tangguh yang akan berguna sepanjang hayat mereka.
Bupati berharap, rangkaian latihan yang terus diintensifkan ini mampu melahirkan pasukan pengibar bendera yang tangguh, kompak, dan siap tampil maksimal pada 17 Agustus 2026. Tak hanya untuk kesuksesan upacara, pengalaman berharga ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi generasi muda dalam membangun jiwa kepemimpinan, nasionalisme, dan semangat pengabdian yang tulus.
"Jadikan kesempatan ini sebagai kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Tunjukkan yang terbaik untuk Pidie Jaya dan Indonesia. Kami semua di pemerintahan akan terus mendukung dan mendoakan kalian," tegas Bupati Sibral Malasyi mengakhiri peninjauan, sembari menyematkan semangat optimisme bahwa pengibaran bendera merah-putih di Pidie Jaya tahun ini akan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kebanggaan.
Pewarta: CM Cek Mad





