Pesta Rakyat di Pidie Jaya: Nobar Final Piala Dunia 2026 Dipadukan dengan Kemeriahan Seni Tradisional Aceh

in Steem SEAlast month (edited)

1000893124.jpg

MEUREUDU – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggelar nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol melawan Argentina di Halaman Gedung MTQ Pidie Jaya, Minggu malam (19/7) hingga Senin dini hari (20/7). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosp) ini tak sekadar menayangkan laga akbar, melainkan disulap menjadi pesta rakyat yang memadukan semangat olahraga dunia dengan kekayaan budaya lokal Aceh.

Rangkaian acara dimulai pukul 21.30 WIB dengan sederet pertunjukan seni tradisional Aceh yang memukau. Ratusan warga dari Pidie Jaya dan sekitarnya tampak memadati halaman gedung MTQ, menikmati sajian budaya sebelum pertandingan final yang dijadwalkan bergulir pukul 02.00 WIB dini hari.

Kemeriahan Seni Rapai dari Pidie dan Pidie Jaya

Yang menjadi sorotan utama dalam gelaran hiburan malam itu adalah penampilan sejumlah kelompok kesenian Rapai, musik tradisional khas Aceh yang dimainkan dengan alat musik seperti rebana berukuran besar.

Dari Kabupaten Pidie Jaya sendiri, tampil Rapai Meurah Setia, Kelompok ini menyuguhkan alunan musik tradisional yang khas, memadukan tabuhan rapai dengan syair-syair Aceh yang sarat makna.

Tak kalah meriah, dari kabupaten tetangga Kabupaten Pidie hadir Rapai Grimpheeng dari Sanggar Baloeh Setia Gampong Ukee Trueng Campli, Kecamatan Glumpang Baro dibawah pimpinan Syekh Ibrahim. Rapai Grimpheeng merupakan salah satu warisan budaya Aceh yang terkenal dari wilayah Pidie, dengan gaya permainan yang khas dan syair-syair yang menggugah semangat. Penampilan mereka berhasil memukau para penonton yang sudah memadati lokasi sejak sore hari.

Selain Rapai, acara juga dimeriahkan oleh pertunjukan Tari Seudati dan berbagai atraksi seni budaya Aceh lainnya. Masyarakat yang hadir juga berkesempatan mengikuti berbagai kuis berhadiah yang telah disiapkan panitia.

Sinergi Pemerintah dan Sponsor

Kegiatan nobar spektakuler ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Selain Pemkab Pidie Jaya sebagai inisiator utama, acara ini turut disponsori oleh Telkomsel, KONI, TVRI, dan Bank Aceh. Kerja sama ini memastikan siaran langsung pertandingan dapat dinikmati masyarakat melalui layar raksasa dengan kualitas terbaik.

Kepala Disporapar Pidie Jaya, Asril, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian warga, khususnya pelaku usaha mikro dan pedagang kecil di sekitar lokasi.

"Kegiatan nobar ini kita harapkan dapat menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan," ujar Asril.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, melalui Kabag Prokopim Sekdakab, M. Riza Andika, mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyemarakkan nobar Final Piala Dunia 2026. "Mari dukung tim favorit dengan semangat sportivitas serta bersama-sama ciptakan suasana yang aman, tertib, dan penuh kegembiraan," pintanya.

Malam Kebersamaan yang Dinanti

Acara yang digelar di halaman depan Gedung MTQ Pidie Jaya ini diprediksi akan dipadati masyarakat dari berbagai kalangan. Kehadiran jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pidie Jaya bersama insan olahraga lainnya diharapkan dapat menambah semangat sportivitas dan memperkuat kecintaan masyarakat terhadap olahraga.

Pemkab Pidie Jaya berharap kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat, sekaligus mendorong semangat sportivitas, persatuan, dan hiburan sehat. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah, penyelenggaraan nobar ini diharapkan mampu menjadi sarana memperkuat kohesi sosial dan semangat kebersamaan masyarakat Pidie Jaya.

Malam itu, gema tabuhan rapai berpadu dengan sorak sorai penonton, menciptakan suasana yang meriah dan penuh kebersamaan—sebuah perpaduan sempurna antara gairah olahraga dunia dan kearifan budaya lokal Aceh.

Pewarta CM Cek Mad

1000893178.jpg

1000893123.jpg

1000893068.jpg

1000893161.jpg
Penulis CM Cek Mad bersama Syeh Ibrahim dari Trueng Campli