Abiya Jeunieb Serahkan Rumah BMU–WPU di Pidie: “Kami Butuh Lebih Banyak Relawan yang Ikhlas”

in Steem SEA2 months ago

IMG-20260511-WA0043.jpg

Pidie, 10 Mei 2026 – Sebuah harapan baru kembali hadir di tengah keluarga kurang mampu di Kabupaten Pidie. Program kemanusiaan Rumah Layak Huni BMU–WPU (Barisan Muda Ummat – Wahdah Pertiwi Ummat) genap mencapai rumah ke-126. Penyerahan bantuan rumah permanen kali ini diberikan kepada keluarga Bapak Hamdani, seorang warga di Gampong Bluek Glee Cut, Kecamatan Indrajaya, Ahad (10/05/2026), dan berlangsung penuh haru serta kebersamaan.

Rumah sederhana namun kokoh itu secara simbolis diserahkan langsung oleh Ketua Umum Barisan Muda Ummat (BMU), Tgk. H. Muhammad Yusuf M. Nasir yang akrab disapa Abiya Jeunieb. Dalam penyerahan kunci tersebut, Abiya Jeunieb didampingi jajaran pengurus BMU Pusat, serta turut disaksikan oleh unsur Muspika Kecamatan Indrajaya, perwakilan Kapolsek, Danramil, khatib masjid, aparatur gampong, tokoh masyarakat, relawan kemanusiaan, dan sejumlah warga setempat.

Kisah Keluarga Hamdani: Dari Rumah Kosong yang Memprihatinkan

Penerima manfaat, Saudara Hamdani, adalah seorang ayah dengan tanggungan seorang istri dan empat orang anak. Selama bertahun-tahun, mereka bertahan hidup di sebuah rumah kosong milik orang lain dengan kondisi sangat memprihatinkan. Dinding lapuk, atap bocor, dan lantai tanah menjadi gambaran keseharian keluarga tersebut. "Dulu kami hanya numpang, tidak punya kepastian. Setiap hujan, anak-anak saya tidak bisa tidur karena air masuk dari mana-mana," ujar Hamdani dengan mata berkaca-kaca saat menerima kunci rumah barunya.

Kini, berkat program Rumah BMU–WPU, penderitaan itu telah berganti dengan rasa aman dan nyaman. Keluarga Hamdani akhirnya memiliki tempat tinggal layak yang dapat ditempati secara permanen.

Anggaran dari Donasi Kader Bener Meriah

Dalam laporan resmi yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal BMU Pusat, Tgk. Zainuddin MZ, pembangunan rumah BMU–WPU ke-126 ini menghabiskan total anggaran sebesar Rp71.938.000,-. Dana tersebut berasal dari donasi yang dihimpun oleh pengurus DPD BMU Bener Meriah bersama rekan-rekan seperjuangan, serta ditambah sisa donasi dari program rumah sebelumnya yang belum tersalurkan. Hal ini menunjukkan bahwa gerakan kemanusiaan BMU tidak hanya terpusat, tetapi juga digerakkan oleh kader-kader di berbagai daerah.

Pesan Abiya Jeunieb: Gerakan Umat Butuh Pengurus dan Relawan Lapangan

Dalam tausiah singkat sebelum menyerahkan kunci secara simbolik, Abiya Jeunieb menyampaikan pesan mendalam yang menggugah kesadaran para hadirin. Beliau mengingatkan bahwa tantangan terbesar gerakan kemanusiaan saat ini bukanlah kekurangan dana semata, namun kelangkaan orang-orang yang siap mengurus, bertanggung jawab dengan laporan, serta relawan lapangan yang mau turun langsung.

"Keberhasilan program sosial ini tidak hanya bergantung pada bantuan materi. Yang jauh lebih penting adalah kehadiran relawan yang ikhlas, amanah, dan siap mengabdi untuk ummat. Jangan sampai banyak orang ingin bersedekah, tapi tidak ada yang mengurus dan mendampingi saudara-saudara kita yang membutuhkan," tegas Abiya Jeunieb di hadapan para tokoh masyarakat dan relawan.

Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif sebagai pelaku kebaikan.

BMU: Gerakan Dakwah dan Sosial Berkelanjutan

Sebagai informasi, Barisan Muda Ummat (BMU) adalah organisasi gerakan dakwah dan sosial yang digagas oleh almarhum Tgk. H. Muhammad Yusuf bin Tgk. H. Abdul Wahab (Ayahanda Tu Sop Jeunieb). Sejak awal berdiri, BMU konsisten bergerak di bidang sosial kemanusiaan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dhuafa. Program Rumah BMU–WPU menjadi salah satu bukti nyata pengabdian sosial yang berkelanjutan.

Harapan ke Depan

Suasana haru menyelimuti acara saat prosesi simbolis penyerahan kunci rumah dilakukan. Hamdani dan keluarganya tak kuasa menahan air mata kebahagiaan. Rumah yang dulu tak layak huni itu kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang lebih baik, manusiawi, dan penuh berkah.

BMU menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur, relawan, dan masyarakat yang terus mendukung program kemanusiaan untuk ummat. BMU berharap program ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dan dapat terus berlanjut untuk membantu lebih banyak keluarga kurang mampu di berbagai daerah di Aceh dan Indonesia.
(CM)

IMG-20260511-WA0034.jpg

IMG-20260511-WA0040.jpg

IMG-20260511-WA0042.jpg

IMG-20260511-WA0045.jpg

IMG-20260511-WA0046.jpg

IMG-20260511-WA0047.jpg