Desa Siaga Bencana di Gampong Pante Beureune, Ibu Mursyidah S.Pd.M.Pd dari FPRB Paparkan Kunci Mitigasi Berbasis Komunitas"

in Steem SEAlast month (edited)

1000696862.jpg

Pidie Jaya – Dalam upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman bencana, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggelar pelatihan launching Desa Siaga Bencana di Gampong Pante Beureune, Kecamatan Meurah Dua, Selasa (19/5/2026).
Acara dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pidie Jaya, Orizal Safitri, S.T., M.T

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Ibu Mursyidah, S.Pd., M.Pd., dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Pidie Jaya, yang membawakan materi Mitigasi Bencana Berbasis Komunitas.

Tampil sebagai pemateri dengan gaya interaktif, Ibu Mursyidah menekankan bahwa masyarakat setempat adalah garda terdepan dalam menghadapi bencana. “Ketika badai, banjir, atau tanah longsor datang, pertolongan pertama justru datang dari tetangga, keluarga, dan warga sendiri. Oleh karena itu, penguatan kapasitas komunitas bukan lagi pilihan, tetapi keharusan,” ujarnya di hadapan puluhan peserta yang terdiri dari aparatur gampong, relawan desa, serta perwakilan pemuda dan perempuan.

Materi yang disampaikan mencakup peta kerawanan lokal, sistem peringatan dini sederhana, evakuasi mandiri, hingga manajemen logistik berbasis sumber daya desa. Ibu Mursyidah juga mengajak peserta membuat denah risiko partisipatif, di mana warga sendiri yang menandai lokasi rawan longsor dan genangan air di sekitar Gampong Pante Beureune, dan ditekankan dalam menghadapi bencana kita jaga jangan panik.

Kepala Desa Pante Beureune Helmi Ghazali menyambut antusias kegiatan ini. “Kami sering dilanda banjir bandang dari aliran sungai. Dengan adanya Desa Siaga Bencana dan pelatihan seperti ini, warga tidak lagi panik dan tahu langkah konkret menyelamatkan diri,” tuturnya.

Perwakilan PLN menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan di bidang kesiapsiagaan bencana. “Kami tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga ikut menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh. Desa Siaga Bencana di Pante Beureune adalah pilot project yang akan kami replikasi di wilayah rawan lainnya,” kata Perwakilan PLN Unit Layanan Pidie.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kabupaten Pidie Jaya yang hadir membuka acara mengapresiasi sinergi antara PLN, FPRB, dan pemerintah gampong. “Ini bentuk nyata kolaborasi lintas sektor. Dengan berlandaskan mitigasi berbasis komunitas, kami yatah Desa Siaga Bencana benar-benar hidup dan bermanfaat bagi warga,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan simulasi kecil di Sungai Krueng Meureudu dan penyusunan rencana aksi desa dan pembentukan tim reaksi cepat (TRC) tingkat gampong. Seluruh peserta berkomitmen untuk menindaklanjuti pelatihan ini dengan rapat rutin dan gladi lapangan.

Dengan peluncuran ini, Gampong Pante Beureune resmi menyandang status Desa Siaga Bencana pertama di Kecamatan Meurah Dua yang mengedepankan pendekatan dari warga, oleh warga, dan untuk warga. (CM)

1000696825.jpg

1000697089.jpg

1000697090.jpg

1000697091.jpg