Setelah Terhenti Akibat Banjir Bandang 26 November 2025, Program Jum'at Berkah Pidie Jaya Kembali Bergulir: Sarapan Berkah Membangun Kebersamaan di Mesjid Baitul Sattar

in Steem SEA28 days ago

IMG-20260424-WA0024.jpg

Meureudu – Setelah sekian lama vakum akibat musibah banjir bandang dahsyat yang melanda Kabupaten Pidie Jaya pada 26 November 2025 lalu, program sosial keagamaan Jum'at Berkah akhirnya kembali dihidupkan. Momentum kebangkitan ini menjadi secercah harapan baru bagi masyarakat yang masih dalam masa pemulihan pascabencana.

Tepat pada hari Jum'at, 24 April 2026, kegiatan Jum'at Berkah resmi dimulai kembali dengan menggelar aksi berbagi sarapan dan kegiatan keagamaan di Mesjid Baitul Sattar, Gampong Mesjid Tuha, Kecamatan Meureudu. Ini menjadi tonggak awal kebangkitan program yang sebelumnya sempat menjadi rutinitas penuh makna sebelum banjir bandang menghentikan segalanya usai Ramadhan dan Lebaran tahun lalu.

Ide menghidupkan kembali program ini datang langsung dari Koordinator Jum'at Berkah Pidie Jaya, Iskandar Idris. Menurutnya, banyak jamaah dan warga masyarakat yang merindukan suasana kebersamaan dan keberkahan yang biasa mereka rasakan setiap Jum'at pagi. "Setelah musibah, semua kegiatan terhenti. Hari ini, dengan niat dan dukungan semua pihak, kami coba memulai lagi dari awal. Mudah-mudahan ke depannya bisa berjalan seperti sediakala sebelum banjir melanda," ujar Iskandar Idris dengan penuh haru.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak usai Salat Subuh yang dilaksanakan berjamaah. Mesjid Baitul Sattar yang sederhana itu dipadati oleh tokoh masyarakat, perangkat Gampong Mesjid Tuha, serta warga dari berbagai penjuru sekitar mesjid. Kehadiran mereka menambah syahdu dan keberkahan suasana subuh yang masih dingin.

Setelah salat, jamaah bersama-sama melantunkan zikir dan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dari musibah serta diberikan kekuatan untuk terus bangkit. Doa khusyuk tersebut dipanjatkan khusus untuk para korban banjir bandang serta keselamatan seluruh warga Pidie Jaya.

Puncak kegiatan adalah pembagian sarapan pagi yang disiapkan oleh tim Jum'at Berkah. Dengan tertib dan penuh senyum, tim membagikan makanan ringan hingga nasi bungkus kepada seluruh jamaah yang hadir. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa hingga semua jamaah tampak puas dan bersyukur bisa kembali merasakan keberkahan Jum'at pagi bersama.

Iskandar Idris dalam pernyataannya kepada Cek Mad, wartawan media ini, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk perangkat gampong, tokoh masyarakat, serta donatur yang tidak henti-hentinya memberikan kepercayaan. "Kami tidak sendiri. Semua hadir karena Allah. Semoga gerakan kecil ini membawa berkah besar untuk Pidie Jaya," pungkasnya.

Dengan dimulainya kembali Jum'at Berkah ini, warga Pidie Jaya optimis bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial akan terus hidup, menjadi penguat di tengah proses panjang pemulihan pascabencana.
(CM)

IMG-20260424-WA0026.jpg

IMG-20260424-WA0025.jpg