The Diary Game, Selasa 28 Juli 2026 | Mengambil kelapa 500 buah lebih
Mengambil kelapa
Pagi hari ini benar-benar menjadi pagi hari yang sangat melelahkan bagi saya, pagi ini saya bangun pagi sangat awal dan saya langsung bertanya kepada Ibu apakah kami hari ini akan pergi ke sawah ataupun tidak, dan ibu pun memberikan jawaban yang membuat saya lumayan senang karena Ibu bilang hari ini kami tidak usah pergi ke sawah dan Ibu juga meminta saya untuk mengambil buah manggis di Paya Bakong yang telah kami pesan, setelah saya mengantarkan Ibu ke lapak jualan kami dan membantu ibu membuka lapak jualan kami, pagi ini saya pun langsung berangkat menuju ke Paya Bakong menggunakan becak sendirian.
Perjalanan saya menuju ke Paya Bakong hari ini berjalan dengan sangat lancar karena akses jalannya juga sangat bagus dan aspalnya juga mulus, tidak membutuhkan waktu yang lama kini saya pun telah tiba di Paya Baklng dan saya pun langsung mengambil satu bakul buah manggis untuk saya naikkan ke atas becak.
Setelah saya melakukan transaksi saya pun langsung memutuskan untuk pulang, perjalanan pulang saya hari ini juga berjalan dengan sangat lancar dan siang harinya barulah saya kembali tiba di lapak jualan kami, kemudian saya pun langsung menurunkan buah manggisnya di atas lapak jualan kami, dan saya pun langsung pamit untuk pulang karena siang ini saya juga harus mengambil buah kelapa kurang lebih 500 buah untuk saya bawa ke pasar.
Buah kelapa ini milik orang yang berjualan di samping tempat kami berjualan, setelah itu barulah saya langsung lanjut pulang lagi, setibanya saya di rumah saya langsung menyegarkan badan dan juga menikmati sedikit makan siang, setelah sesaat beristirahat di rumah saya juga memutuskan untuk memangkas rambut sama tetangga saya di depan rumah kami.
nongkrong siang
Setelah itu barulah saya memutuskan untuk keluar sebentar untuk nongkrong sambilan lanjut bekerja juga karna siang ini ada banyak sekali pekerjaan yang harus saya kerjakan, dan jika tidak saya kerjakan siang ini maka pekerjaan ini akan semakin menumpuk dan saya akan semakin susah mengerjakannya nanti malam, kemudian sore harinya barulah saya kembali pulang untuk menutup lapak jualan kami, dan malam harinya setelah saya makan malam dan menunaikan sholat maghrib di rumah sata pun kembali keluar untuk bekerja lagi seperti biasanya.
nongkrong malam
Inilah diary saya hari ini, terimakasih buat teman-teman yang sudah membaca postingan saya.



Terimakasih atas dukungannya saudari @wirngo