5 Hakikat Hidup Yang Baru Kita Pahami Diparuh Kedua
Diparuh kedua kehidupan, ada lima hakikat hidup yang wajib dipahami. Makna kehidupan tidak pernah ditentukan oleh standar orang lain. Ke lima kebenaran ini, semakin cepat disadari, semkin kita bisa hidup dengan tenang dan jelas.
Satu, kesehatan adalah prasyarat dari segala makna hidup. Jangan menunggu sampai terbaring di ranjang rumah sakit baru menyadarinya.
Pagi hari dimana kita bisa bernafas bebas, dan senja hari dimana kita bisa melangkah dengan tegap, itu jauh lebih berharga daripada kesuksesan apapun.

Saat muda, menukar kesehatan dengan uang, setelah paruh baya memakai uang untuk membeli kesehatan. Ini adalah transaksi yang paling merugikan.
Mulai hari ini, alokasikan waktu begadangmu untuk tidur. Simpan energi yang habis karena cemas untuk berolahraga.
Selembut apa kamu merawat tubuhmu, sebesar itu pula kehidupan akan bermurah hati kepadamu.
Dua, cinta lebih pantas untuk dikejar daripada sebuah kesuksesan.
Dulu mengira bahwa memiliki banyak uang dan menjadi pejabat tinggi barulah disebut sebagai pemenang. Belakangan, saat melihat eratnya genggamn tangan orang tua menjelang ajal, dan tatapan penuh harapan anak saat wisuda, baru mengerti bahwa kekayaan yang sejati adalah memiliki permen di saku, binar cahaya di mata, dan seseorang yang kita cintai didalam hati.
Cinta bukanlah beban, melainkan titik jangkar penyeimbang dalam hidup. Orang yang kamu lindungi akan membuat keberadaanmu memiliki titik lemah , namun sekaligus memberimu baju besi.
Tiga, melakukan hal yang kamu sukai, tidak pernah ada kata terlambat. Makna hidup tidak pernah tentang mengikuti rutinitas secara kaku. Melainkan tentang menemukan sesuatu yang membuatmu tenggelam dan lupa waktu. Sekalipun itu sekedar menanam pot bunga, menulis beberapa baris kalimat atau memotret pemandangan.
Saat kamu tenggelam didalamnya, waktu akan bersinar, dan hidup akan terasa hangat dan bersemangat.
Empat, menerima kesederhanaan hidup, barulah kita bisa bertemu dengan diri kita yang paling nyata.
Saat muda, kita selalu ingin menjadi orang yang luar biasa. Setelah paruh baya baru mengerti, bahwa sebagian besar orang sepanjang hidupnya hanyalaj orang biasa yang berusaha keras untuk bertahan hidup.
Terimalah bahwa dirimu bukanlah orang jenius, dan terimalah kenyataan bahwa impian mungkin tak seindah ekspektasi.
Terimalah bahwa pengorbanan belum tentu membuahkan hasil, tetapi menjadi biasa saja tidak sama dengan menjadi orang yang tidak berguna.
Memasak hidangan dengan lezat, melakukan sesuatu dengan sepenuh hati tanpa rasa sesal, menjaga keluarga tetap hangat dan damai.
Itulah makna hidup yang paling solid dan bermakna.
Lima, tinggalkan sedikit jejak untuk dunia ini, sekalipun sangat kecil.
Good people....
Makna paling ujung dari sebiah kehidupan, buku yang pernah kamu baca, jalan yang pernah kamu lalui, orang yang pernah kamu bantu, pada akhirnya akan menjadi seberkas cahaya yang kamu tinggalkan di dunia ini.
Tidak perlu harus melakukan pencapaian yang sangat besar. Berikan senyuman kepada orang asing, berikan satu nasehat baik kepada generasi yang lebih muda. Bahkan jika itu hanya menanam sebuah pohon yang bisa berbunga.
Bukti bahwa kamu pernah hidup di dunia ini, tersembunyi didalam kehangatan yang kamu berikan.
Salam kompak selalu.
By @midiagam
