The Diary Game and Vlog, July 27, 2026 | Everything is hard before it is started
Hᴇʟʟᴏ ꜱᴏʙᴀᴛ ᴋʀᴇᴀᴛɪꜰ..
𝗕erlagak angkuh dihadapan orang angkuh aku pikir itu imbang! Setiap manusia mulai menghadapi era dimana homogenitas mulai memudar karena diusik oleh banyak pengetahuan baru yang mengubah tatanan sosial budaya sekelompok manusia. Setiap manusia harus hidup dengan angkuh sebagai pertahanan diri ketika kerendahan hati tidak lagi membuahkan hasil. Lupakan itu!
Sebahagian dari anda selalu menikmati hiburan pagi dengan suara alam yang indah, ditempatku mesin-mesin buatan manusia justru menghukum manusia itu sendiri dengan asap pembakaran dan kebisingan. Semua orang mulai menggunakan jalan yang sama sebagai akses ribuah beraktivitas.
Hanya mengandalkan masker dan helm aku keluar dari rumah untuk membeli sarapan. Istriku menyukai lontong sayur, ada dua alasan utama selain enak, kuliner legendaris masyarakat Indonesia tersebut masih dijual dengan harga terjangkau yakni senilai 10 Steem per porsi.

Selesai menikmati sarapan dengan istri dan anak-anak, aku kembali ke jalan menuju tempat kerja. Sempat singgah di warung Pyiramid Kuphi untuk membeli satu porsi minuman peransang mot ku saat beraktivitas di kantor dengan harga senilai 10 Steem. Tapi tidak sempat aku abadikan photo saat disana, aku takut puluhan penghuni warung menganggapku sebagai wartawan tanpa media.
![]() | ![]() |
|---|---|
Belum sepenuhnya selesai satu kegiatan, kami harus sudah siap berhadapan dengan masalah baru. Kami sedang mengamati peta desa di salah satu kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara. Ada permasalahan sengketa lahan antara warga penggarap dan pemilik HGU, dan keduanya saling klaim sebagai pemilik sah.
Kami belum mengetahui awal mula permasalahan ini muncul, tapi yang jelas, jika ada dua pemilik sah atau kepemilikan bersama dalam satu bidang tanah tentu dapat dikuatkan/dibuktikan oleh berupa surat pernyataan atau bukti lainnya sebagaimana tertera dalam Pasal 31 Peraturan Pemerintah No 24 Tahun 1997.
Tentu saja waktu tidak diam di tempat! aku menuju halaman belakang kantor untuk menikmati udara segar seraya mengalihkan kepenatan otak sambil mengamati tukang pendingin ruangan bekerja membersihkan sejumlah Air Conditioner ruangan kantor.
![]() | ![]() |
|---|---|
HP ku tertinggal dalam waktu lama di atas meja kerja, beberapa panggilan dari istriku terabaikan. Aku baru melihatnya setelah 60 menit kemudian. Aku tahu maksudnya tanpa harus menelpon istriku kembali. Kebetulan sedang dalam jam istirahat, jadi aku bergegas menuju pasar Inpres untuk membeli ikan.

Usai membeli ikan dan menyerahkan ke istriku aku berpura-pura "sangat sibuk" agar dapat kembali dengan cepat ke tempat kerja serta terhindar dari omelan tanpa penutup.
Terik dan udara panas tidak hanya membuat pakaianku lembab oleh keringat, juga rasa lelah setelah bolak balik dari rumah ke kantor. Ada yang membuatku lega karena saat tiba di kantor aku mendapati dokumen perencanaan pengadaan tanah yang kami kerjakan lebih dari satu bulan akhirnya selesai di jilid manjadi buku-buku yang rapi.
![]() | ![]() |
|---|---|
Tetap saja, itu hanya kebebasan sesaat! Tapi aku telah berjanji untuk menikmati dan menyenangi pekerjaanku. Dan, besok (Selasa, 28/07/2026) aku dan rekan lainnya harus siap menyambut pagi kami di kantor dengan kegiatan rapat penyerahan semua dokumen perencanaan kegiatan pengadaan tanah tersebut kepada instansi yang memerlukan tanah.

Meninjau kembali serta finalisasi skedul kegiatan perencanaan pengadaan tanah adalah upaya mengefektifkan setiap item pekerjaan agar jadwal yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik dan tepat waktu.

Aku meninggalkan gelas kosong yang sebelumnya berisi kopi. Jarum jam terus berjalan hingga menyadarkanku mengakhiri semua aktivitas kantor dan kembali ke rumah.
Sekian... Terima kasih banyak atas kunjungan dan mungkin anda membacanya..
salam,
@ridwant
Posted with Speem







https://x.com/i/status/2082064173287289150
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Your diary was fascinating due to the combination of humor and facts on the hardships of a hectic workday. I enjoyed your account of the difference between serene mornings and the hectic surrounding environment. The part of the diary where you describe your review of the village maps and management of land disputes demonstrates the kind of responsibility that your work demands. The funny part of your diary is where you write about hurrying to get some fish for your wife before getting back to your office. Finishing the acquisition of the land documents after weeks of effort must be quite satisfactory.
Bravo amigo 👏🏿 &
Steem on!!!
..The best thing ever is just being yourself. I love living in reality because it helps people really get to know me, and they stop judging me and my daily life.
Huge thanks for comment my friend..🙏
Huge thanks @adeljose 🙏