Kegiatan Wiridan Santri Untuk Kenumbuhkan Kecintaan Kepada Sang Pemberi Cinta
Dalam surah Ar ra' du ayat 28 Ayat menegaskan " ketahuilah dengan mengingat Allah Hati menjadi tenang".
zikir dalam ayat ini bermakna umum, baik zikir lisan, zikir hati ataupun zikir anggota tubuh.
zikir lisan seperti membaca Al quran dengan tadabur maknanya. membaca tahlil atau tahmid kepada Allah baik secara sir atau secara jahar.
sikir qalbi adalah mengingat Allah. mata melihat indahnya dunia dengan segala keunikannya. lalu hati mengingat bahwa sanya semua keindahan ini adalah ciptaan Allah yang maha Agung.
Adapun zikir anggota melakukan ibadah badaniah. seperti melaksanakan ibadah salat. berjalan ke mesjid yang semua perbuatan ini semata - mata untuk mengagungkan Allah sebagai zat Yang Maha sempurna.
maka dengan semua bentuk zikir ini Allah berjanji akan ada ketengan dalam hati manusia yang senantiasa mengingat Allah.
Lalu apa faedah zikir dalam kehidupan kita sehari- hari..
Berikut adalah beberapa hadis qudsi sahih yang menegaskan keutamaan dan kelebihan luar biasa dari berzikir mengingat Allah SWT:
- Kedekatan Allah Tergantung Prasangka dan Zikir Hamba-Nya
Hadis ini merupakan salah satu dalil paling utama tentang zikir yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.
Allah SWT berfirman:
"Aku sesuai persangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku (berzikir). Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya, Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam suatu kumpulan, Aku mengingatnya dalam kumpulan yang lebih baik dari mereka (para malaikat)..."
Berzikir saat Mengingat Allah dalam Kondisi Sendiri.
Masih dalam kelanjutan hadis qudsi yang sama, Allah SWT menjanjikan kedekatan yang luar biasa bagi hamba yang mendekat kepada-Nya melalui zikir:
"...Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan, Aku mendatanginya dengan berlari (menyambutnya dengan cepat)."Keutamaan Orang-Orang yang Istikamah Berzikir (Al-Mufarridun)
Dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW menyebutkan istilah Al-Mufarridun (orang-orang yang menyendiri untuk beribadah).
Ketika para sahabat bertanya siapakah mereka, Rasulullah SAW menjelaskan melalui pesan ketuhanan:
"Mereka adalah laki-laki dan perempuan yang banyak mengingat Allah (banyak berzikir).
Zikir tersebut menggugurkan dosa-dosa berat mereka, sehingga mereka datang pada hari kiamat dalam keadaan ringan (bebas dari beban dosa)."
- Dikelilingi oleh Para Malaikat dan Diturunkan Ketenangan.
Hadis qudsi juga menyebutkan bahwa Allah SWT membanggakan majelis-majelis zikir di hadapan para malaikat-Nya.
Allah SWT berfirman kepada para malaikat yang mencari majelis zikir:
"Aku persaksikan kepada kalian bahwa Aku telah mengampuni mereka (orang-orang yang berzikir)..."
Rasulullah SAW lalu menambahkan bahwa orang yang duduk berkumpul mengingat Allah akan dinaungi malaikat, diliputi rahmat, dan diturunkan sakinah (ketenangan jiwa).


