Berpegang Pada Hati Nurani
Mengapa dikatakan bahwa manusia boleh cerdik, tapi jangan pernah menjadi licik. Orang bijak zaman dahulu berkata, jalan langit memberi manfa'at dan tidak melukai, jalan orang suci adalah berkarya, namun tidak saling mencelakakan, mencurangi orang lain, pada akhirnya yang dikorbankan adalah hati nurani sendiri.
Hidup ini ada batasnya, kecerdikan yang pas adalah kebijaksanaan, perhitungan licik yang berlebihan adalah kebodohan. Orang yang berbudi luhur hatinya selalu lapang dan tenang, sedangkan orang picik, hatinya selalu gelisah.
Sebagai manusia kita boleh pintar, tapi sama sekali tidak boleh licik dan berhati kotor. Kamu boleh bekerja keras untuk mencari uang, tapi jangan menghalalkan segala cara demi sebuah keuntungan.
Kamu boleh memperjuangkan kesempatan, tapi jangan mengabaikan hati nurani demi kesuksesan. Hal yang paling mahal di dunia ini bukanlah emas, perak, atau harta benda, melainkan sebuah hati yang bersih.

Mencurangi orang lain mungkin bisa membuatmu menang sesaat, tapi pada akhirnya yang hilang adalah ketenangan batinmu sendiri.
Jika niat di hati seseorang tidak lurus, meskipun bergelimang makanan mewah dan pakaian indah, hidupnya tidak akan tenang. Sebaliknya, jika hati bersih, makan dan minum seadanya pun tetap bisa tidur dengan nyenyak.
Banyak orang merencanakan kelicikan dengan sangat teliti, namun pada akhirnya malah menjebak dirinya sendiri ke dalam penjara kesepian.
Ada orang yang menjalani hidup dengan jujur dan apa adanya, meskipun tidak kaya, tapi hidupnya tenang, memiliki teman yang tulus, dan keluarga yang harmonis.
Jalan langit tidak memihak, ia selalu menyertai orang yang berbuat baik.
Orang seperti apa dirimu, takdir seperti itulah yang akan kamu tarik ke dalam hidupmu
Kebijaksanaan terbesar dalam hidup bukanlah kemampuan untuk mengakali orang, melainkan memiliki hati yang damai.**
Kamu boleh menjadi cerdik, tapi jangan licik. Kamu boleh bekerja keras, tapi jangan serakah. Kamu boleh berjuang, tapi jangan menyakiti orang lain.
Teman-teman, cara menang paling pasti di dunia ini, bukanlah dengan tipu daya, melainkan dengan karakter moral yang baik dan tulus.
Dengan memupuk kebajikan yang mendalam, barulah kita bisa memelihara berkah yang besar.
Akhir kata, semoga kita semua bekerja dengan mengandalkan karakter, dan menjadi manusia yang berpegang pada hati nurani. Dengan cahaya di dalam hati, akan selalu ada jalan di depan langkah kita. Tanpa perlu berbuat licik, kita juga bisa hidup dengan damai dan terang benderang.
Salam kompak selalu.
By @midiagam

Qué lindo cuando la gente comparte esos momentos de casa. A veces lo más simple es lo que más queda.
Yes, that's right, my friend.
Siempre es bueno tener ideas nuevas para probar en la cocina. Esta receta me re sirve para variar un poco la rutina.
Okay, good luck trying it out, friend.