Menang Kalah Itu Biasa
Menang itu enak banget, tapi kamu harus belajar kalah. Karena belajar menang, kalau kamu menang, efek yang paling pertamakali kamu rasakan itu pasti kebahagiaan, joyful dan lain-lain. Kamu perlu belajar kalah, karena dari belajar kekalahan kamu tau bagaimana menerima keadaan dengan lebih baik.
Jadi, menurut saya ini ya, wajar kalau kita semua mau menang. Menang lomba, menang rejeki, menang hati, menang dalam hidup.
Menang bikin kita merasa hidup.

Tapi kamu juga harus belajar kalah. Karena hidup nggak akan selalu ngasih piala.
Ada hari dimana usaha kita mentok.
Ada pintu yang tetap ketutup walau udah kita ketuk berkali-kali. Ada orang yang kita kalahkan hari ini, dan besok giliran kita yang dikalahkan. Dan di situlah pelajarannya.
Belajar kalah itu bukan buat bikin kamu lemah. Belajar kalah itu buat ngajarin kamu 3 hal penting,
Pertama, menerima keadaan dengan lebih baik, kalah mengajarkan kita menelan ego. Nggak semua bisa sesuai maunya kita. Saat bisa bilang "oke, aku terima" tanpa menyalahkan dunia, disitulah kamu naik satu level jadi dewasa.
Terus kedua, mengevaluasi diri. Menang bikin kita cepat lupa. Kalah bikin kita berhenti dan bertanya, "Kurangku di mana? Apa yang bisa aku perbaiki besok?"
Dari situlah versi terbaik dari dirimu lahir.
Lalu ke tiga, menghargai kemenangan. Coba bayangkan kalau hidup isinya menang terus. Lama-lama hambar. Justru karena pernah jatuh, pernah gagal, pernah kalah, rasanya kemenangan itu jadi manis banget. Karena kita tau rasanya berjuang.
Jadi jangan takut kalah ya.
Kalah bukan akhir. Kalah itu jeda.
Jeda buat narik napas, benahi langkah, lalu maju lagi.
Menang mengajarkan kita bersyukur.
Kalah ngajarin kita bertumbuh. Dua-duanya penting. Dua-duanya guru. Hari ini mungkin kamu lagi menang. Nikmati. Besok mungkin kamu kalah. Belajarlah.
Karena orang hebat bukan yang nggak pernah kalah. Tapi yang tiap kalah, dia bangkit lebih kuat.
Semangat ya pejuang 💪
Gimana, hari ini kamu lagi belajar menang atau belajar kalah?
Salam kompak selalu.
By @midiagam
