Memilih blockchain ideal bagi Indonesia memerlukan pendekatan hibrida: jaringan berizin untuk kecepatan dan regulasi, serta penjangkaran publik untuk transparansi, dengan smart contract mengotomatisasi penghitungan dan mencegah manipulasi

in Steem SEAlast month

Gemini_Generated_Image_ykoixhykoixhykoi.png

Memilih platform blockchain yang tepat bisa dibilang merupakan keputusan teknis paling penting dalam membangun sistem pemungutan suara untuk Indonesia, karena hal itu menentukan bagaimana menyeimbangkan transparansi radikal dengan keamanan nasional. Keputusan ini melampaui pertimbangan perangkat lunak; keputusan ini mendefinisikan model kepercayaan yang disajikan kepada jutaan warga negara Indonesia.

1output.png

Perbedaan antara blockchain publik dan privat mencerminkan pertukaran mendasar antara desentralisasi dan tata kelola. Blockchain publik seperti Ethereum, Polygon, dan Cardano bersifat tanpa izin, memungkinkan siapa pun untuk berpartisipasi dan melihat buku besar. Dalam konteks Indonesia, ini akan memberikan tingkat transparansi tertinggi, karena data didistribusikan di ribuan node global, sehingga hampir tidak mungkin bagi satu otoritas atau aktor korup untuk mematikan jaringan atau mengubah hasil. Namun, blockchain publik menghadapi tantangan dengan biaya transaksi dan skalabilitas. Menangani partisipasi simultan dari sekitar 200 juta pemilih dapat menyebabkan masalah latensi, dan menjaga privasi pemilih pada buku besar yang sepenuhnya transparan membutuhkan metode kriptografi yang sangat canggih seperti Zero-Knowledge Proofs untuk menjaga kerahasiaan pilihan individu sambil mempertahankan proses yang transparan.

Blockchain privat atau yang memerlukan izin, seperti Hyperledger Fabric dan Quorum, beroperasi berdasarkan undangan saja. Dalam pemilihan nasional, node dapat didistribusikan di antara entitas tepercaya seperti KPU, Bawaslu, universitas-universitas besar, dan pengamat internasional. Model ini menawarkan kontrol dan kecepatan yang lebih besar, dengan transaksi yang biasanya gratis dan hampir instan. Model ini juga menyederhanakan kepatuhan regulasi dengan memastikan data tetap berada dalam yurisdiksi Indonesia, mendukung persyaratan kedaulatan data. Namun, pendekatan ini berisiko dianggap terlalu terpusat, terutama jika operator node terutama berafiliasi dengan pemerintah, yang berpotensi merusak kepercayaan publik. Untuk mengatasi kekhawatiran ini, pendekatan hibrida sering disarankan, di mana blockchain privat menangani pemrosesan suara skala besar sementara secara berkala menyimpan atau melakukan hashing hasil ke blockchain publik seperti Ethereum, menyediakan catatan yang tidak dapat diubah dan dapat diverifikasi secara publik.

Kontrak pintar berfungsi sebagai petugas pemilihan digital dalam sistem tersebut. Program yang dapat dieksekusi sendiri ini secara otomatis melakukan tindakan ketika kondisi yang telah ditentukan terpenuhi. Kontrak pintar meningkatkan integritas dengan menghilangkan keterlibatan manusia dalam proses seperti rekapitulasi suara, di mana kesalahan atau manipulasi mungkin terjadi. Setelah suara diberikan, sistem secara otomatis memperbarui penghitungan di semua node tanpa perantara yang dapat mengganggu. Kontrak pintar juga memungkinkan penegakan aturan pemilihan yang dapat diprogram, memastikan pemilih hanya dapat memilih sekali, memverifikasi kelayakan melalui sistem seperti basis data e-KTP melalui oracle, dan mengontrol secara ketat jadwal pemungutan suara tanpa intervensi manual. Selain itu, sifatnya yang tidak dapat diubah memungkinkan auditor dan pemangku kepentingan politik untuk meninjau kode sebelumnya, memastikan keadilan, transparansi, dan tidak adanya manipulasi tersembunyi.

1output.png

1output.png
1output.png
1output.png

Mengingat skala dan lingkungan regulasi Indonesia, solusi yang paling tepat kemungkinan adalah blockchain berizin yang dikombinasikan dengan penjangkaran publik. Pendekatan ini mendukung throughput tinggi yang dibutuhkan untuk populasi besar, mematuhi undang-undang kedaulatan data nasional, dan tetap memberikan bukti kriptografi yang dapat diverifikasi secara global bahwa hasilnya belum diubah. Dengan menggabungkan elemen-elemen ini, blockchain berevolusi dari sistem data sederhana menjadi mekanisme kepercayaan yang kuat yang mampu mengatasi masalah integritas pemilihan yang telah lama ada.

Mpu Gandring ingin memberantas korupsi di Indonesia dengan teknologi blockchain! Anda ingin mendukung?

  • Follow akun Mpu.
  • Upvote dan resteem postingan Mpu.
  • Share di Instagram, Facebook, X/Twitter dll.
  • Biar pemerintah mendengar dan menerapkannya.

Posting terkait: https://steemit.com/steem-sea/@mpu.gandring/membangun-sistem-pemungutan-suara-blockchain-melibatkan-memastikan-transparansi-keamanan-privasi-aksesibilitas-dan-kepatuhan

Proyek Percontohan


Proyek percontohan sistem manajemen kontrak pemerintah desa Steem SEA yang memanfaatkan blockchain Steem untuk mencatat informasi kontrak penting secara permanen, dengan fokus pada integritas dan transparansi data


Proyek percontohan pengeluaran pemerintah di blockchain tentang “Pembelian bangku taman kota Steem SEA” menggunakan blockchain Steem

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.