THE Diary Game Sabtu // 11 Pril 2026 ll Membeli Daging Ayam Di Pasar Impres Geudoeng.
Hallo sahabat steemiat semua di mana saja anda berada, semoga sehat selalu dan tidak kurang suatu pun, sehingga dapat berjumpa kembali dengan saya @neukyan, dalam membagi kan cerita dan postingan atau berkarya di steemiat seperti biasa.
Namun cerita baik nya postingan yang aku bagikan ini, tentang aktivitas saya di pasar impres geudoeng, mudah mudahan cerita dan postingan yang saya bagikan ini semoga berkenan di hati anda semua nya, yang ada di steemiat.
Selanjut nya sahabat sahabat saya, yang bahwa hari saya berkunjung ke pasar daging ayam dan pasar ikan, yang maksud nya mau membeli sedikit ikan basah, di karena nya ikan basah lebih mahal dari daging ayam, maka dengan ini saya beralih membeli daging oleh sebab menurut saya lebih murah daging ayam dari pada harga ikan basah.
Tapi ayam yang saya beli bukan ayam gampoeng atau ayam tangkap, tetapi yang saya beli ini adalah ayam sayur dengan harga tiga puluh lima ribu rupiah perkilo, nah saya lah daging ayam sayur tersebut di pasar daging geudoeng sebanyak dua kilo, di karena nya anak anak kami pun sukak banget jika saya beli daging ayam seperti ini.
Nah kenapa saya hari ini beralih membeli daging ayam sayur, dengan harga ikan basah lebih mahal dari harga ikan basah, walau daging ayam sayur tidak di katakan ikan, tetap daging ayam, kalau bukan dengan tidak membeli nya daging ayam, oleh karena mahal harga ikan maka aku beralih lah ke daging ayam.
Namun dengan ini sambil aku menugu di bersihkan daging ayam, saya menikmati secangkir kopi di sebuah warung kopi, tapi warung tersebut masih di lingkungan pasar geudoeng juga, karena pada umum nya semua yang membeli daging ayam di pasar tetap di berikan oleh penjual nya.
Kemudian di bersihkan daging ayam yang saya beli agak sedikit lama, oleh karena banyak yang antri tapi harus saya tunggu oleh sebab nya itu aturan yang di berlakukan oleh penjualan nya, maka dengan ini harus ikuti karena aturan yang sudah di berlakukan walau di manapun tetap harus kita ikuti nya, kalau tidak kita bisa di tindak sesuai dengan aturan berlaku.
Tetapi selama saya menunggu di bersihkan daging ayam yang sudah saya beli tidak ada seorang pun yang bertindak, walau memakan sedikit waktu yang namun tetap di tunggu, sebab upah membersihkan daging gratis, maka tidak ada yang bertindak, cuma sebelum siap di bersihkan daging yang di beli nya tetap menikmati kopi dulu alias sarapan.
Oleh karena banyak yang membeli daging ayam sayur tersebut, tukang somay maka dalam hal ini sedikit lama kita menunggu nya di berikan yang kita punya, oleh kerana banyak seperti yang aku katakan tadi yaitu banyak tukang somay yang membeli daging ayam sayur, dan juga khusus pada tempat yang sama.
Selanjut nya daging yang di beli oleh tukang somay tersebut, lama banget di bersih kan karena jika untuk membuat somay daging tulang nya harus dua buang semua, maka dengan itu lama kita tunggu antrian nya dan tukang somay pun bukan satu dua orang yang membeli daging ayam pada tempat tersebut, karena pada meja yang saya beli harga berbeda pada tempat yang lain.
Maka dengan demikian banyak pelanggan di meja tersebut, seperti tukang somay mambeli daging ayam setiap bukan nya tiga ekor maka dengan ini lah penjual daging ayam sangat baik di layani jika tukang somay masuk mau berbelanja, yang namun tetap di lakukan aturan yang sudah berjalan, yaitu walau siapa saja tetap harus antri.
Sesudah itu saya lihat daging ayam saya sudah siap di bersih kan, dan saya langsung membayar kopi untuk mengambil daging ayam yang sudah di bersihin tersebut, untuk membawa pulang di karena nya anak saya pun belum makan siang, maka degan saya sebenar nya belanja terburu baru, oleh sebab nya anak anak pada belum makan semua.
Kemudian sesudah aku membayar kopi lalu mengambil daging ayam yang saya beli dan juga sudah siap di bersihin, terus langsung saya pulang sekalian dengan saya membawa pulang daging ayam sayur, untuk di masak begitu pun kadang ada yang mau di goreng, kalau udah sampe di rumah sudah urusan orang rumah, bukan lagi urusan saya mau di masak kek atau di goreng itu bukan urusan kita lagi sama sekali.
Sekian cerita dan postingan saya pada kesempatan hari ini, kurang dan lebih saya mohon ma'af, dan di akhir kata tidak lupa saya mengucapkan terima kasih.
Indonesia : 12 April 2026.










Curated by: @mahadisalim