Kegiatan menuju ke SPBU untuk mengisi sang kuda jantan mau jalan-jalan
Halo, sahabat Steemit kembali lagi bersama aku kali ini di setiap hari yang penuh cerita semacam yang masih terekam jelas di artikel lebih dahulu aku baru saja lewat pengalaman mendalam mendatangi posisi musibah sebuah momen yang menegaskan betapa hidup ini penuh kejutan serta ketidakpastian jadi hari ini, ceritanya agak berbeda, lebih ringan, tetapi senantiasa sarat pelajaran kecil yang bisa jadi kerap kita lewati.
Pagi tadi, aku memutuskan buat berangkat dari rumah dengan satu tujuan utama yaitu mengisi darah buat sang Honda kesayangan. Ya, lampu penanda bahan bakar telah berkedip-kedip, ciri kalau tangki telah betul-betul kosong sehabis lebih dahulu mengulas intensitas bencana, kali ini aku diingatkan oleh kendaraan sendiri kalau hal-hal simpel semacam bahan bakar dapat jadi penentu kegiatan tiap hari tanpa bahan bakar, kita tidak dapat bergerak mirip dengan semangat yang butuh terus diisi supaya hidup senantiasa berjalan.
Aku mengarah SPBU Pertamina terdekat, memilah Pertalite selaku opsi tetapi, nyatanya,i simpel ini tidak semudah yang dibayangkan sesampainya di SPBU yang aku temui merupakan antrian kendaraan yang sangat panjang, berliku, serta macet warnanya, aku tidak sendirian dalam misi penyelamatan bahan bakar ini puluhan motor serta mobil mengantri dengan tabah, menunggu giliran buat diisi.
Sembari menunggu, aku mengabadikan sebagian gambar bukan cuma buat dokumentasi,tetapi pula selaku pengingat terdapat yang menarik dari antrian ini walaupun wajah-wajah nampak letih, sebagian orang senantiasa tersenyum,mengobrol dengan pengendara lain, ataupun semata-mata menikmati waktu dengan ponsel mereka ini merupakan potret kehidupan urban di mana kita kerap dituntut buat menyudahi sejenak, walaupun tidak senantiasa dalam keadaan yang sempurna.
Antrian yang macet ini pula menegaskan aku pada perjalanan ke tempat bencana kemarin di situ, antrian berarti pertolongan harapan, serta solidaritas di SPBU ini, antrian berarti kebutuhan, kesabaran, serta sedikit drama keseharian keduanya berbeda konteks, tetapi bersama mengarahkan makna ketahanan serta menyesuaikan diri.
Aku pernah berpikir betapa kita kerap lelah hal-hal kecil semacam antrian SPBU, sementara itu di tempat lain, orang berjuang buat perihal yang jauh lebih mendasar bahan bakar bisa jadi habis serta dapat diisi ulang, tetapi terdapat hal-hal dalam hidup yang sekali lenyap, tidak gampang kembali ini merupakan refleksi otomatis yang timbul di tengah terik matahari, sembari menunggu pompa BBM yang bergantian bekerja.
Sehabis menunggu lumayan lama, kesimpulannya datang giliran aku petugas SPBU dengan kilat mengisi tangki Honda aku dengan Pertalite saya isi full rasanya lega sekali sang kuda besi kembali siap menemani aku ke depan aku juga melanjutkan hari dengan tenaga baru, baik dari bahan bakar ataupun dari pelajaran kecil yang aku bisa di antrian tadi.
Jadi kata-kata hari ini mengarahkan kalau tiap momen, entah besar ataupun kecil, memiliki ceritanya sendiri dari bencana sampai antrian SPBU seluruhnya merupakan bagian dari yang membentuk perspektif kita dan terima kasih sudah membaca cerita simpel ini aku harap kita seluruh dapat lebih menghargai hal- hal kecil, senantiasa tabah dalam antrian kehidupan, serta senantiasa bersyukur atas tiap peluang buat bergerak maju hingga jumpa di artikel selanjutnya, di mana petualangan tiap hari hendak terus aku bagikan dengan cerita serta arti di baliknya terima kasih telah membaca, serta ayo berbagi cerita hari ini pula di kolom pendapat! Apa pengalaman seru ataupun refleksi kamu hari ini.
| Details:📸 |
|---|
| PHOTO TAKEN | Infinity smart 8pro |
|---|---|
| Apk Editor | Handphone Infinity smart 8pro |
| Location | Aceh-Indonesia |
| photografer | @steem-wariors |
[@steem-waruors]




Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.