Mengajar Al- Qur’ an di Bulan Puasa: Momen Suci Bersama Kanak- kanak Santri serta Buah Hati di Masjid An- Nur

in Steem SEA2 months ago

IMG_20260317_155354_226.jpg

Hallo teman steemit yang mulia, aku terus berdoa serta senantiasa mensyukuri atas nikmat yang mahakuasa yang sudah diberikan kesehatan peluang usia panjang buat terus berkarya di mari serta aku doakan pula kepada kerabat aku senantiasa dalam kondisi sehat walafiat, amin, ya rabbal alamin 🤲😊

Bulan Ramadhan bukan cuma tentang menahan lapar serta dahaga jadi mari sedikit berbagi cerita di bulan penuh rahmat ini, saya merasa terdapat tenaga yang luar biasa mengalir, paling utama kala mengaitkan kanak- kanak dalam aktivitas mengaji sebagian hari kemudian, di tengah banyak aktivitas berpuasa, saya serta kanak- kanak santri menemukan peluang indah buat mengadakan pengajian sore di Masjid An- Nur, Kumbang Krueng Pase.

Masjid An- Nur sore itu terasa teduh sinar matahari mulai redup, angin sepoi- sepoi bawa kesegaran dari zona persawahan dekat Krueng Pase. Di dalam masjid, dekat 355 anak santri duduk dengan khusyuk di atas sajadah panjang. Mereka merupakan wajah- wajah polos yang penuh semangat, walaupun perut mereka telah mulai keroncongan sebab puasa semenjak subuh.
IMG_20260317_141827_759.jpg

IMG_20260317_141809_591.jpg

Hari itu, fokus utama kami merupakan mengarahkan iqra buat pendatang baru serta Al- Quran juz 30 buat yang telah mudah. Kanak- kanak umur dini memanglah perlu pendekatan spesial mereka gampang bosan, tetapi pula sangat kilat meresap bila kita pakai tata cara yang mengasyikkan.

Saya mengawali dengan duduk di tengah- tengah mereka seseorang bocah pria bernama Ahmad, yang baru berumur 5 tahun, masih terbata- bata membedakan huruf Ba serta Ta Tiap kali ia salah, kanak- kanak lain tertawa kecil, tetapi saya senantiasa ingatkan kalau tertawa boleh, asalkan setelahnya kita bantu ia membetulkan Kata kuncinya di mari, Nak kataku sembari menunjuk makhraj huruf di bibir Coba amati bibirku.

Ahmad mencermati dengan sungguh- sungguh, kemudian berupaya lagi. Ba... ba... ba...kesimpulannya terdengar jelas. Segala ruangan kecil itu bertepuk tangan. Ahmad tersenyum malu-malu,serta saya memandang kilatan kebanggaan di matanya. Seperti itu momen yang sangat berharga selaku seseorang pendidik.

IMG_20260317_141755_026.jpg

Momen Kebersamaan dengan Anakku Yang membuat pengajian kali ini sangat istimewa merupakan kedatangan adik ku sendiri, Faiz. Umurnya 7 tahun, serta ia telah mulai dapat membaca iqra jilid 4. Saya terencana mendudukkannya di barisan depan, pas di sebelah kananku. Sepanjang tahap mengajar, saya amati ia sangat bersemangat menolong sahabatnya yang kesusahan.

Terdapat satu momen yang tidak hendak kulupa. Kala seseorang santri wanita, Aisyah, menangis sebab tidak dapat mengucapkan huruf Ain dengan benar, Faiz dengan inisiatif mengambil botol minumnya serta membagikan ke Aisyah.“ Minum dahulu, Kak. Nanti adek bantu,” katanya polos.

Saya terharu di bulan puasa ini, anakku tidak cuma belajar membaca Al- Quran, tetapi pula belajar jadi individu yang hirau. Seusai mengajar, Faiz memelukku serta mengatakan seru ya ngajarin sahabat. Esok kita ngaji lagi saya cuma mengangguk sembari mengusap kepalanya. Doaku mudah- mudahan Allah senantiasa melindungi hati kanak- kanak ini senantiasa cinta pada kitab- Nya.

Sehabis kurang lebih 2 jam mengaji, kami mengakhiri tahap dengan doa bersama. Kemudian, kanak- kanak santri bersiap kembali buat berbuka di rumah tiap- tiap. Saya serta Faiz senantiasa tinggal sebentar di Masjid An- Nur buat turut menolong mensterilkan kelas mengaji.

Kulihat panorama alam sore yang damai sebagian bunda telah mulai berdatangan ke masjid bawa takjil, suara adzan maghrib sebentar lagi berkumandang, serta kanak- kanak santri berlarian kecil keluar masjid sembari mengucapkan salam.

Sembari menunggu adzan, Faiz memegang tanganku serta mengatakan, Bunda, terima kasih telah mengajar saya serta sahabat. Saya sayang Bunda.” Saya langsung memeluknya erat. Rasanya letih seharian berpuasa serta mengajar langsung lenyap.

IMG_20260317_153807_762.jpg

IMG_20260317_141902_985.jpg

Malam harinya, sehabis tarawih serta sahur simpel, saya termenung. Bulan Ramadhan betul- betul sekolah jiwa. Bukan cuma buat kanak- kanak santri, tetapi pula untukku. Mengajar Al- Quran di umur dini mengajarkanku tentang kesabaran yang tidak terbatas. Memandang kanak- kanak yang haus serta lapar senantiasa semangat tiba ke masjid, mengajarkanku tentang keikhlasan yang sejati.

Masjid An- Nur, Kumbang Krueng Pase, saat ini jadi saksi bisu perjuangan kecil kami. Di tempat inilah, di sore- sore Ramadhan, benih- benih cinta Al- Qur’ an mulai kami tanam. Bukan dengan paksaan, tetapi dengan kebersamaan, keteladanan, serta kasih sayang.

Buat para pembaca Steemit sekaligus, bila kamu mempunyai anak ataupun adik di rumah, luangkanlah waktu di Ramadhan ini buat mengajari mereka membaca Al- Quran. Tidak butuh mulu jadi ustadz handal. Lumayan dengan hati yang ikhlas serta tata cara yang mengasyikkan. Sebab nanti, tiap huruf yang mereka baca hendak jadi sinar untuk kita di akhirat.

Mudah-mudahan cerita pengajian Ramadhan ini menginspirasi kita untuk masa yang akan datang kembali kita isi sisa- sisa Ramadhan dengan aktivitas yang lebih bermakna di tahun yang akan datang Amin ya rabbal alamin....!

Salam hangat
[@steem-wariors]

Details:📸
PHOTO TAKENInfinity smart 8pro
Categorybetterlife
Apk EditorHandphone Infinity smart 8pro
LocationAceh-Indonesia
photografer@steem-wariors
# Heading 1

Posted using SteemX

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.

🎉 Congratulations!

Your post has been upvoted by the SteemX Team! 🚀

SteemX is a modern, user-friendly and powerful platform built for the Steem community.

🔗 Visit us: www.steemx.org

✅ Support our work — Vote for our witness: bountyking5

banner.jpg