Kamis, 06 Agustus 2026 - Mondar-Mandir Seharian
Salam terbaik untuk kita semua. Semoga kita senantiasa dalam lindungan sang Pencipta.
Dalam seminggu aktivitas dan rutinitas saya sebagai seorang yang berprofesi sebagai guru, hari ini atau kamis merupakan satu diantara dia hari terpadat yang saya jalani. Pada hari ini waktu mengajar saya full dari pagi hingga pulang.
Pelajaran Pendidikan Pancasila kewarganegaraan, Ilmu pengetahuan Alam dan sosial, serta Bahasa Indonesia, merupakan pelajaran pelajaran yang harus saya terangkan dan ajarkan. Mulai dari jam 07.20 wib hingga jam 12.35. Wib.
Disela sela waktu mengajar, saya juga melihat siswa siswi yang lagi belajar baris berbaris. Mereka terlihat bersemangat di tengah teriknya sinar matahari pagi ini.
Siswa lagi belajar baris berbaris di sekolahJam 10.00 wib, bel waktu istirahat pun berbunyi. Di sini saya menerima telpon dari istri perihal pengurusan haji tahun depan. Ada berkas yang harus disiapkannya, sehingga saya harus menemaninya. Untungnya, ada rekan guru yang kebetulan tidak ada jam mengajar, sehingga saya meminta bantuan untuk menggantikan jam mengajar saya setelah itu.
Pagi menjelang siang tersebut saya pun datang ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Lhokseumawe, setelah mendengarkan syarat dan ketentuan peralihan keberangkatan haji, saya pun harus ke Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil. Disana saya juga harus membuat kelengkapan yang harus di selesaikan.
Saya saat tiba di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota LhokseumawePersyaratan Pelimpahan calon jamaah haji yang meninggalNamun pengurusan prihal surat yang dibutuhkan ternyata tidak dapat diselesaikan segera, ada beberapa surat dan lampiran lain yang harus saya selesaikan. Salah satunya Buku Tabungan Bank Syari'ah Indonesia, artinya saya harus menuju ke sana. Namun, karena waktu sudah masukkin waktu istirahat, saya akan ke Bank BSI siang nanti.
Saya saat berada di Bank BSISetelah mengantar anak-anak ke sekolah, kemudian sholat dan makan siang. Akan banyak tempat yang akan saya datangi. Salah satunya adalah PT. Dunia Barusa Lhokseumawe yang terletak di Mon Geudong. Disana saya membeli satu unit GS Astra Premium atau Aki Basah untuk kendaraan saya.
Dalam minggu ini kendaraan saya mengalami Aki tekor, yang merupakan kondisi saat aki kendaraan kekurangan daya listrik. Padahal beberapa hari yang lalu saya baru saja melakukan charger aki mobil, namun tidak bertahan lama. Ini menjadi indikasi kerusakan pada aki mobil milik saya.
Aki baru yang telah saya beliSetelah membeli aki mobil. saya kembeli datang ke Bank BSI untuk pengurusan buku tabungan haji. Alhamdulillah urusan buku tabungan haji selesai, hanya menunggu beberapa saat saja. Kelengkapan berkas yang dibutuhkan sudah saya susun sebelumnya.
Di jam siang yang cukup panas ini, saya kembali bergerak ke desa Pusong untuk mengambil surat yang dibutuhkan dikantor kepala desa. Perjalanan belum selesai, saya kembali lagi ke Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil. Sayang, karena pengurusan siang hari, terpaksa penyelesaian berkas dikantor tersebut harus selesai Senin depan.
Pengisian dapat berkas di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan SipilAkhir rangkaian keperluan untuk pelimpahan calon jamaah haji yang meninggal telah selesai, butuh banyak tempat dan pengurusan yang membuat saya harus mondar mandir, dari satu tempat ke tempat lainnya.
Mendekati waktu sore, saya kembali ke rumah. Tugas di rumah pun sudah menumpuk, mulai dari membersihkan rumah dan lainnya. Sebentar lagi diwaktu sore, waktunya menjemput anak-anak di sekolah.
Dalam perjalanan pulang menjemput anak-anak di sekolah, saya singgah sejenak untuk membeli buah durian. Di tempat langganan saya ini lagi ada barang barang baru yang baru tiba, durian Cane namanya, ini membuat saya penasaran. Tentang durian ini juga saya bahas di postingan berikut : Pilihan Saya Tetap Durian Kampung, Kamu?
Durian Cane yang saya beli sore iniWaktu terus berjalan, tidak terasa telah tiba di waktu magrib. Setelah sholat magrib dan makan malam, saya kembali menuju ke kota Lhokseumawe, kali ini mengantar anak-anak mengaji. Hari ini, waktu saya benar-benar banyak di luar rumah.
Sambil menunggu, tentu saja saya menikmati suasana malam di sebuah warung kopi. Saya mengisi waktu tersebut dengan membuat satu postingan di Steemit. Hingga pada jam 21.00 wib, saya menjemput anak-anak dan kembali pulang ke rumah.
Bersantai di warung kopi, sambil menunggu anak-anak pulang mengajiPada akhirnya, rumah adalah tempat yang tepat untuk bersandar dari kesibukan yang terjadi. Waktu malam banyak saya habiskan dengan bersantai di ruang tamu, sambil mempersiapkan postingan ini hingga selesai.
Saya cukup bersyukur untuk semua yang saya lalui, jalan yang mudah saya temukan dalam menyelesaikan keperluan yang saya butuhkan. Sekarang tiba waktunya untuk memenuhi hak tubuh, istirahat adalah harga setimpal untuk segala yang telah dikerjakan hari ini.
Sekian postingan sederhana saya, semoga kita semua selalu dalam kebahagian dan dimudahkan dari segala urusan. Aamiin









