The Diary Game 14-04-2026 Kejutan Untuk Sahabat Menjelang Berubah Status Jadi Istri Orang

in Hot News Community26 days ago

IMG_2408.jpeg

ambil kue di panton labu

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Halo teman-teman semuanya, senang sekali rasanya bisa kembali menyapa kalian di komunitas luar biasa ini. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan semangat untuk terus berkarya dalam setiap langkah kehidupan kita.

Hari ini saya ingin berbagi cerita tentang keseharian saya yang terasa begitu hangat dan penuh makna. Kebetulan hari ini adalah hari Selasa, dan saya sedang libur sekolah. Sejak pagi, suasana hati saya sudah terasa bahagia, mungkin karena hari ini juga ada rencana kecil yang sudah kami susun untuk malam nanti.

Seperti biasa, saya memulai hari dengan bangun pagi untuk melaksanakan sholat Subuh. Setelah itu, saya langsung membereskan rumah. Kegiatan pagi saya diisi dengan hal-hal sederhana seperti menyapu, mencuci, dan merapikan pakaian. Selain itu, saya juga membantu mempersiapkan adik saya untuk berangkat ke sekolah. Setelah semuanya siap, saya mengantarkan adik saya ke sekolahnya.

Setelah semua anggota keluarga berangkat, tinggallah saya dan Amel di rumah. Kami menikmati suasana rumah yang lebih tenang. Untuk sarapan, saya hanya memasak telur seadanya, sederhana tetapi cukup mengenyangkan. Karena merasa cukup lelah setelah beraktivitas sejak pagi, saya memutuskan untuk beristirahat sejenak. Tanpa terasa, saya tertidur hingga menjelang siang.

Sekitar pukul 12 siang, ibu saya pulang dari sekolah. Kami pun mulai memasak bersama dengan bahan yang tersedia di kulkas. Menu hari ini cukup sederhana, ibu memasak ikan bakar dan kuah sayur bening. Meskipun sederhana, kebersamaan saat memasak dan makan bersama terasa sangat berharga.

Setelah itu, saya melaksanakan sholat Zuhur dan meluangkan waktu untuk berbincang dengan keluarga. Ada rasa hangat yang sulit dijelaskan ketika bisa duduk bersama, bercanda, dan berbagi cerita. Saya juga mulai menyadari bahwa usia ibu saya kini sudah memasuki 44 tahun. Sebuah angka yang membuat saya merenung dan berharap semoga ibu selalu diberikan kesehatan dan umur panjang.

IMG_2379.jpegIMG_2381.jpeg

ngajarin putra les

Memasuki sore hari, kegiatan saya dilanjutkan dengan mengajar anak les mulai pukul 2 siang. Murid pertama saya adalah keponakan sendiri yang belajar mengaji. Mengajar satu anak ternyata memiliki tantangan tersendiri, karena ia mudah merasa bosan. Untuk mengatasinya, saya mencoba menyelipkan permainan kecil agar suasana belajar tetap menyenangkan.

IMG_2382.jpeg

ngajarin rafa les

Setelah satu jam, saya melanjutkan dengan murid berikutnya, yaitu Rafa dan Radit. Saya mengajar Rafa, sementara Amel mengajar Radit. Rafa masih mengalami kesulitan dalam membaca, terutama pada kata-kata yang memiliki huruf "ng". Saya mencoba berbagai cara, seperti menyusun kalimat sederhana agar ia lebih mudah memahami. Selain itu, saya juga mengajarkan mengaji. Proses ini memang tidak mudah, tetapi saya percaya bahwa dengan usaha dan doa, setiap anak pasti bisa berkembang.

Setelah sekitar dua jam mengajar, kegiatan les pun selesai. Saya segera mandi dan bersiap untuk sebuah momen yang sudah kami rencanakan sejak siang. Sebelumnya, saya juga sudah melaksanakan sholat Asar. anak-anak bermain kegirangan di sawah, kebahagian mereka adalah bisa bermain bebas. saya sangat senang melihatnya.

IMG_2402.jpeg

anak-anak bermain di sore hari

Menjelang malam, saya dan teman saya sepakat untuk berangkat setelah Magrib menuju rumah saudara. Kami berencana memberikan kejutan kecil untuk salah satu saudara sekaligus teman saya yang akan segera menikah. Ada rasa haru dan bahagia ketika mengetahui bahwa ia akan memasuki fase baru dalam hidupnya.

IMG_2409.jpeg

banyak jenis kue yang di jual

Kami terlebih dahulu pergi ke Panton Labu untuk mengambil kue "bride to be" yang sudah kami pesan. Perjalanan cukup memakan waktu sekitar 20 menit. Di tengah perjalanan, kami sempat singgah untuk membeli kado. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan untuk mengambil kue, lalu menjemput adik saya agar suasana semakin meriah. Kami juga mengenakan dresscode warna pink yang terlihat sederhana tetapi manis.

IMG_2412.jpeg

disuguhi minuman sambil nu ggu caloj manten

Sesampainya di rumah calon pengantin, ternyata ia sedang melakukan khatam Al-Qur’an. Kami pun menunggu dengan sabar. Setelah sekitar satu jam, akhirnya kami masuk ke kamar pengantin dan memberikan kejutan. Suasana langsung berubah menjadi penuh haru dan kebahagiaan. Melihat ekspresi bahagia dari calon pengantin membuat semua usaha terasa sangat berarti.

F29CA0B0-D87F-4122-B24C-8230232BE124.jpeg

memberikan kejutan untuk bride

Kami mengabadikan momen tersebut dengan berfoto bersama. Dalam hati, saya memanjatkan doa agar ia selalu diberikan kebahagiaan, menjadi istri yang shalihah, dan menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh keberkahan.

D21EA2A2-7DBF-4CF3-AE2D-00926B8F4922.jpeg

sangat bahagia

Waktu terus berjalan hingga tidak terasa sudah menunjukkan pukul 12 malam. Kami pun memutuskan untuk pulang ke rumah. Setibanya di rumah, saya membersihkan diri, melaksanakan sholat Isya, membaca Al-Qur’an sejenak, lalu beristirahat karena tubuh sudah terasa sangat lelah.

Hari ini memberikan banyak pelajaran bagi saya. Tentang arti kebersamaan, kesederhanaan, tanggung jawab, dan juga kebahagiaan yang datang dari hal-hal kecil. Semoga setiap langkah yang kita jalani selalu dipenuhi dengan kebaikan dan keberkahan.

Terima kasih sudah membaca cerita sederhana saya hari ini.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.