The Diary Game 17-04-2026 Cerita keseharian aku yang super padat

in Hot News Communitylast month

IMG_2555.jpeg

payet untuk baju

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Halo teman-teman semua. Senang banget bisa balik lagi cerita di sini. Semoga kita semua selalu sehat ya, amin. Seperti biasa aku mau cerita tentang keseharian aku yang kadang rasanya capek banget tapi tetap seru juga kalau diingat-ingat.

Jadi pagi itu aku bangun seperti biasa. Jujur agak berat sih bangunnya karena lagi masa periode, jadi badan rasanya kurang enak dan perut sakit banget. Tapi ya mau gimana lagi, tetap harus siap-siap berangkat ke sekolah. Setelah bangun aku langsung bersiap-siap, ganti baju, siapin barang, dan bantu adik-adik juga untuk bersiap.

Setelah semuanya siap aku mengantar adik aku yang sekolah di SMP Negeri 1 Baktiya. Itu sekolah lama aku juga dulu, jadi setiap lewat sana selalu ada rasa nostalgia sedikit. Setelah itu aku juga mengantar adik aku yang lain ke SD yang sama dengan tempat aku mengajar.

Nah pagi itu lumayan perjuangan juga karena motor satu lagi rusak dan ibu juga belum siap, jadi akhirnya kami jalan kaki ke sekolah. Lumayan jauh juga tapi ya dijalani saja sambil ngobrol-ngobrol sama adik.

Sesampainya di sekolah aku masuk ke kantor sebentar untuk duduk dan istirahat. Baru saja duduk, tiba-tiba aku dapat telepon dari ibu. Ternyata ibu sempat jatuh dari motor karena jalanan masih becek bekas banjir. Jujur agak panik juga dengarnya, tapi alhamdulillah tidak terlalu parah jadi aku bisa tetap lanjut kegiatan di sekolah.

Setelah itu aku masuk ke kelas untuk memberi mereka soal supaya mereka tetap fokus dan tidak ribut. Lalu aku masuk ke kelas empat untuk mengajar. Jujur waktu itu badan lagi kurang enak banget karena perut sakit, jadi aku berpikir kasih tugas yang agak kreatif saja supaya mereka tetap belajar tapi aku juga bisa sedikit santai.

IMG_2489.jpeg

ngajar anak kelas 4A

Akhirnya aku memberi mereka tugas menggambar seperti komik tentang pekerjaan orang Aceh. Misalnya ada yang menggambar orang pergi ke sawah, ada yang jualan mie Aceh, ada yang jual buah, ada tukang pangkas rambut, pokoknya semua pekerjaan yang ada di Aceh. Mereka juga harus membuat percakapan dalam bahasa Aceh seperti di komik.

IMG_2491.jpeg

saya yg kelelahan

Awalnya mereka agak bingung, tapi lama-lama malah jadi seru. Mereka ketawa-ketawa sendiri sambil menggambar dan ternyata hasilnya juga lucu-lucu.

Tiba-tiba adik aku yang paling kecil datang ke sekolah. Dia memang suka banget ikut ke sekolah walaupun usianya masih sekitar empat tahun dan belum dimasukkan sekolah. Tiba-tiba dia bilang mau pipis. Masalahnya toilet sekolah masih rusak karena banjir kemarin. Jadi mau tidak mau aku harus pulang sebentar ke rumah untuk mengantarnya.

Sekalian aku ganti jilbab juga karena rencananya kami mau pergi ke rumah salah satu guru yang lagi ada acara aqiqah. Seragam kami kebetulan jilbabnya warna pink jadi harus ganti.

Setelah itu aku kembali lagi ke sekolah dan lanjut mengajar di kelas empat. Walaupun kepala sempat pusing, tapi melihat anak-anak yang semangat belajar jadi ikut semangat juga.

Pas jam istirahat aku masuk ke kantor dan saat itu datang MBG. Menu hari itu nasi goreng, telur dadar, acar, dan buah semangka. Lumayan banget buat isi tenaga lagi.

Setelah istirahat aku masuk lagi ke kelas empat dan mereka melanjutkan tugas tentang pekerjaan masyarakat Aceh. Mereka benar-benar menikmati tugas itu.

IMG_2494.jpeg

mereka mengumpulkan tugas

Habis itu aku pergi ke kelas enam untuk memeriksa soal PAI yang aku kasih tadi pagi. Ternyata beberapa anak masih bingung tentang jenis-jenis najis walaupun sebenarnya sudah dijelaskan cukup detail sebelumnya.

Karena hari itu ada acara aqiqah di rumah salah satu guru, jam pulang sekolah jadi lebih cepat. Sekitar jam setengah dua belas anak-anak sudah boleh pulang.

Setelah itu kami para guru bersiap-siap pergi ke rumah kawan sejawat yang lagi aqiqah. Tempatnya lumayan jauh dan agak masuk ke dalam desa. Sempat ada sedikit miskomunikasi karena semua terburu-buru. Bahkan ada satu guru yang akhirnya tertinggal padahal rencananya ikut dengan aku. Jujur agak merasa bersalah juga sih, tapi situasinya memang semua orang sedang buru-buru.

IMG_2495.jpegIMG_2496.jpeg

pergu ke acara aquqH teman sejawat

Sesampainya di sana kami langsung disambut dengan makanan. Modelnya seperti meja prasmanan. Ada mie, kari kambing, kerupuk, kue bolu pandan, brownies, bahkan ada stroberi juga di atasnya. Pokoknya makanannya enak-enak banget.

Setelah makan dan ngobrol sebentar kami pamit pulang dan memberikan salam tempel kepada tuan rumah.

IMG_2497.jpeg

cari kain di mulya tex

Setelah itu aku pergi ke Panton Labu bersama ibu karena kami mau mencari kain untuk baju acara wisuda. Jujur waktu lihat harga kain payet di toko pertama langsung kaget. Mahal banget. Satu meter kain bisa sampai sekitar seratus lima puluh ribu.

IMG_2502.jpeg

harga lumayan mahall

Akhirnya kami pindah ke toko lain dan alhamdulillah menemukan kain yang lumayan cocok dengan budget. Setelah membeli kain itu uang kami juga hampir habis jadi biasanya kalau ke Panton Labu beli buah juga, kali ini tidak jadi.

IMG_2557.jpeg

kain baju yang dibeli

Sampai di rumah ternyata sudah ada murid yang menunggu untuk les bahasa Inggris dan matematika. Tapi sebelum mulai les datang paket pesanan aku yaitu perlengkapan nail art yang ada manik-maniknya. Total harganya sekitar dua ratus delapan ribu. Karena saat itu aku belum pegang uang, akhirnya ibu yang membayarnya dulu.

IMG_2554.jpeg

paket nail art

IMG_2556.jpeg

Alat make up

Setelah itu baru aku mulai mengajar les. Yang belajar salah satunya sepupu aku juga. Sekitar satu jam kami belajar. Karena masih keluarga jadi suasana belajarnya lebih santai.

IMG_2558.jpeg

les privat b.inggris

Sekitar jam empat sore aku sempat istirahat sebentar tapi tetap bantu ibu di dapur. Kami masak ikan teri dan sayur bayam.

Setelah itu aku mengantar adik lagi ke tempat ngaji. Setelah Maghrib aku pulang dan makan bersama ibu. Karena masih masa periode aku belum bisa salat jadi aku hanya istirahat.

IMG_2559.jpeg

beli jus jeruk

Tidak lama kemudian sepupu aku mengajak keluar sebentar untuk membeli charger HP karena charger aku rusak. Cuacanya agak mendung dan gerimis. Akhirnya kami membeli charger sekitar tiga puluh ribuan. Sekalian juga beli jus untuk diminum. Saya juga disuruh beli air dus sama ibuku untuk anak-anak les di rumah.

IMG_2553.jpeg

beli air dus

Setelah itu aku pulang ke rumah dan baru sempat mandi. Lalu duduk ngobrol dengan ibu dan adik-adik tentang pengeluaran hari itu yang lumayan banyak.

Aku juga membeli satu dus air minum untuk persediaan di rumah dan untuk anak-anak yang datang les.

Akhirnya setelah semua kegiatan selesai aku benar-benar merasa capek banget. Hari itu rasanya panjang sekali dari pagi sampai malam penuh aktivitas. Sebelum tidur aku sempat merenung juga tentang semua kegiatan hari itu.

Walaupun capek, aku tetap bersyukur karena masih bisa menjalani semuanya. Hidup memang kadang terasa penuh tugas dan tanggung jawab, tapi di balik itu semua ada banyak momen kecil yang sebenarnya indah untuk diingat.