The Diarygame 20-7-2026 Jalan-jalan sore di Hutan Setelah Jadwal Les

in Hot News Community26 days ago

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

1000629456.jpg

jalan japan sore

Hari ini saya kembali mengabadikan momen-momen sederhana dalam hidup saya. Catatan ini sengaja saya tulis agar suatu saat, mungkin tiga atau lima tahun ke depan, saya bisa membacanya kembali dan mengenang setiap perjalanan. Pagi ini saya tidak pergi ke sekolah. Setelah menunaikan salat Subuh, saya fokus membantu orang tua menyiapkan dan membereskan adik-adik. Ada yang baru masuk SMP, SD, hingga TK, yang semuanya butuh perhatian ekstra di pagi hari.

Setelah mengantarkan mereka ke sekolah masing-masing, suasana rumah mendadak berubah menjadi sangat sunyi. Jarang sekali saya menemukan momen setenang ini di rumah. Rasanya begitu adem dan menenangkan, mirip seperti sedang menikmati sesi pemulihan diri. Mumpung rumah sedang kosong sebelum adik-adik pulang, saya mengambil waktu istirahat sejenak sambil mengamati linimasa di ponsel.

1000629449.jpg

makan pagi

Sekitar pukul sembilan pagi, saya mulai menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah. Saya menjemur pakaian yang selesai dicuci, menyapu area dalam rumah hingga ke halaman belakang, lalu mengepel lantai sampai bersih. Aktivitas fisik ini cukup menguras tenaga, tetapi melihat rumah menjadi rapi memberikan kepuasan tersendiri sebelum jadwal harian berikutnya dimulai. jam 10.30 dwk sya pulang dan dia sibuk main kartu favorit nya.

1000629450.jpg

dekbsya main kartu

Mendekati pukul dua belas siang, seorang murid les pertama tiba tepat setelah pulang dari sekolahnya. Anak cantik dan pendiam bernama Kalisa ini sempat malu-malu dan enggan memulai belajar. Setelah memberikan bujukan manis, dia akhirnya mau belajar mengenalkan huruf, angka, tebak warna, serta gambar. Mengajar anak pendiam memang butuh usaha ekstra, tetapi pelan-pelan semuanya berjalan lancar hingga ibunya datang menjemput.

1000629452.jpg1000629451.jpg

ngajar les sesi 1

Setelah sesi pertama selesai, saya menyempatkan diri untuk makan siang dan melaksanakannya salat Zuhur. Tak lama kemudian, sesi les kedua dimulai bersama Radit dan Rafa. Radit belajar membaca bersama adik saya, Amel, sementara saya memegang Rafa untuk pelajaran bahasa Inggris. Kami fokus menghafal kosakata, cara membaca, menulis, beserta artinya, dan alhamdulillah Rafa ternyata sangat cepat menghafal.

1000629453.jpg

ngajar les sesi 2

Sesi les kedua selesai sekitar pukul empat sore. Setelah para murid pulang dan saya menghubungi orang tua mereka, saya menunaikan salat Asar. Karena murid kelas berikutnya dipegang oleh Amel, saya memutuskan untuk jalan-jalan sore menjaga kebugaran tubuh. Saya berjalan menuju rumah saudara melewati jalur hutan dengan pemandangan alam yang sangat indah.

1000629454.jpg

kucing atas pohon

Di tengah perjalanan, saya melihat seekor kucing yang sedang bersantai di atas pohon yang tidak terlalu tinggi. Tak jauh dari sana, saya berpapasan dengan adik sepupu dan keponakan yang sedang asyik bermain sepeda serta bola. Mereka akhirnya ikut berjalan bersama saya menuju rumah saudara. Karena pemilik rumah sedang tidak ada, kami hanya berputar di pekarangan sambil melihat anak-anak bermain bola.

1000629455.jpg

abak-anak main bola

Setelah lima belas menit beraktivitas dan melakukan peregangan tangan bersama anak-anak, kami berjalan kaki kembali ke rumah. Sesampainya di rumah, saya segera mandi sore agar segar kembali. Waktu Magrib pun tiba, dan saya bertugas mengantarkan Anaki serta Nafisa untuk pergi mengaji sebelum saya sendiri melaksanakan salat Magrib.

Malam harinya merupakan sesi les ketiga yang membutuhkan usaha tiga kali lipat karena saya harus datang langsung ke rumah murid. Di sana ada tiga anak, termasuk Akim, yang malam ini belajar bahasa Arab. Meskipun cara baca dan tulisnya mirip dengan yang biasa mereka ketahui, menghafal kosakata baru tetap terasa berat. Kami mengakalinya dengan permainan melompati kotak interaktif agar suasana belajar tetap menyenangkan selama satu setengah jam.

1000629457.jpg1000629458.jpg

ngajar les sesi 3

Saya pulang ke rumah sekitar pukul sembilan malam dengan kondisi tubuh yang sudah sangat lelah. Di rumah, Amel ternyata masih mengajar les untuk Umairah. Di tengah rasa lelah, sepupu saya datang meminta bantuan untuk membuat desain spanduk di aplikasi Canva. Masalah datang secara tiba-tiba ketika kursor di laptop saya mendadak hilang dan peramban Google tidak bisa dibuka sama sekali.

Kejadian itu sempat membuat saya sangat panik karena seluruh data penting tersimpan di sana. Ponsel utama saya yang menyimpan email dasar juga sedang rusak. Meskipun sudah berusaha sebaik mungkin untuk mencari solusi malam itu, kendala teknis tersebut belum bisa teratasi. Saya berusaha tetap tenang dan menyerahkan sisanya untuk diselesaikan besok.

Setelah urusan tersebut, saya menunaikan salat Isya dan meluangkan waktu sejenak untuk membaca Al-Qur'an. Karena perut terasa lapar, saya mengganjalnya dengan memakan sedikit tahu, meski saya sadar kebiasaan makan malam kurang baik untuk kesehatan lambung. Rangkaian hari yang padat dan melelahkan ini akhirnya saya tutup dengan beristirahat lelap di tempat tidur.