The June contest #2 by sduttaskitchen: Crisis!

in Incredible India3 days ago

1000188514.jpg
Image by Pixabay

𝓗𝓮𝓵𝓵𝓸 𝓢𝓮𝓶𝓾𝓪𝓷𝔂𝓪.....

Terima kasih banyak @sduttaskitchen 🙏, telah menyadarkan ku betapa eratnya hubungan krisis, sumberdaya dan rasa syukur setiap individu.

..Setiap bulan aku mengalami ketidakseimbangan arus kas dan selalu terhutang (Debt) untuk menutupi kebutuhan pokok, dan saya terus menerus berada dalam siklus ini. Banyak pendapat mengatakan bahwa situasi tersebut adalah krisis. Tapi menurutku istilah Krisis bukanlah ketidakseimbangan, tapi terhentinya akal sehat mendapatkan solusi cerdas untuk keluar dari situasi tersebut.

Ya, krisis adalah siklus kehidupan baik personal, kelompok bahkan negara, aku pikir ini hal alami, karena masalah utama dari krisis ketika akal sehat mulai tertidur dan tidak mampu menciptakan solusi tepat dan cerdas, disini awal mula terjadinya krisis yang kemudian terkurung lama dalam situasi ketidakseimbangan. Dalam konteks kelompok terkecil seperti sebuah keluarga, krisis adalah kegagalan peran sebagai kepala keluarga untuk berkomunikasi, beradaptasi, menghadapi perubahan dan menyelesaikan tekanan.

Sama halnya terhadap sosok pengendali sebuah negara, ia berperan "bukan" memainkan sistem yang mencakup segala aspek, tapi bertanggungjawab untuk memperbaiki semua kesenjangan yang dihadapi jutaan manusia di negaranya.

Uniknya, Sejumlah pakar ekonomi dan politik menolak dan menyalahkan argumen yang mengatakan bahwa "negara kami belum mampu bangkit hingga sekarang setelah dilanda krisis moneter sejak 1998 lalu". Mereka bangga karena persentase penduduk miskin hari ini berkurang drastis dibandingkan tahun 1998, namun mereka lupa bahwa kriminalitas kian meningkat karena kemiskinan, mereka juga lupa anjloknya nilai rupiah terhadap US$ yang berimbas melonjaknya hutang luar negeri setiap tahun, serta korupsi yang kian meraja lela, jutaan keluarga tidak memiliki tempat tinggal, termasuk tuna wisma dan gelandangan.

Semua itu bukan krisis! Tapi akumulasi "sebab awal" karena lumpuhnya akal sehat penguasa untuk mendapatkan solusi penyelesaian masalah dengan cerdas.

Menurutku "ya"! saat ini semua orang mengalami krisis khususnya krisis psikologi karena siapapun dan dengan status sosial apapun pasti dihantui perasaan cemas secara kolektif karena pergeseran nilai hidup. Saat ini dasar-dasar yang dianggap benar, penting dan sangat berharga perlahan mulai hilang atau dihilangkan baik secara sengaja maupun tidak.

Dua diagram dibawah ini adalah ilustrasi sederhana tentang keadaan finansial stabil dan bearish. Setiap orang dan berstatus sosial apapun pasti memiliki tekanan dan beban hidup, namun solusi harus disiapkan sebagai penyeimbang situasi agar tidak berimbas pada krisis yang ekstrem.

1000188504.jpg
1000188503.jpg

Tekanan dan beban hidup lebih besar daripada sumber daya yang dimiliki seperti tulisan saya di awal postingan merupakan Gambaran umum tentang berbagai krisis yang dihadapi individu dalam kehidupan sehari-hari. sumber pemicu krisis sebenarnya bukan pada kekurangan dan tekanan tapi ketika tidak ada pilihan dan rusaknya sistem internal. Artinya, dalam waktu bersamaan tidak ada solusi cerdas juga tidak ada kemampuan berpikir sehat untuk mencari ruang aman.

Hakikatnya, perjalanan hidup setiap individu terus menuju pada kekurangan, karena menurutku makna krisis secara umum bukanlah kekurangan uang, konflik keluarga, kesehatan fisik, hal-hal lain yang dianggap beban, tapi krisis mental akibat tertidurnya akal sehat dan lupa bersyukur pada hal-hal kecil.

ikut mengundang @mahadisalim @dove11 dan @oswaldocuarta 🙏

Sekian... Terima kasih banyak atas kunjungan dan mungkin anda membacanya..

salam,
@ridwant

Introduce myself