The Diary Game || 29 April 2026 || Langkah Kaki Berayun Menyusuri Waktu
Hallo sahabat semuanya, kita berjumpa lagi di blog @bahrol, semoga hari-hari sahabat semua penuh dengan kebahagian dan kesuksesan, selamat beraktifitas untuk sahabat semuanya.
Mentari mulai menyinari alam dengan pancaran cahaya, yang menandakan pagi hari sudah menjelma. Setiap makhluk di bumi ini mulai beraktifitas untuk menyusuri alam dengan penuh harapan untuk mendapatkan rizki pada hari ini.
Suasana pagi yang diselimuti kedinginan, saya sudah bersiap-siap untuk menuju ke sekolah. Saat jarum jam sudah menunjukkan pukul 07:15 wib, saya dan anak-anak mulai berangkat dengan menggunakan motor Honda Beat. Saat saya sudah berada di deoan sekolah mereka, saya menuntunkan mereka untuk menyebrang jalan, hingga ke pintu pagar sekolahnya. Saya kembali melanjutkan perjalanan kembali dengan menyusuri jalan yang biasa saya lalui setiap saat dan setiap waktu.
Setelah menumpuh perjalanan dengan suasana alam pagi yang dingin, saya pun sampai di sekolah tujuan saya. Saya menuju ke tempat parkir, lalu menuju ke ruang kantor guru, serta melakukan absensi di pagi hari.

Input data revitalitas secara online
Detik-detik berlalu, waktu terus berjalan, pekerjaan sudah banyak yang menanti. Saya terus mengejarkan waktu dengan sebuah pekerjaan agar terselesaikan tepat waktunya. Berbagai data saya kerjakan, mulai dari perbaikan data siswa, data guru dan pendataan sarana prasarana untuk kebutuhan bantuan pasca banjir tahun 2025. Saya juga terus memantau perkembangan web Naravita sebagai acuan administrasi revitalisasi 2025, bagi sekolah yang mendapatkan bantuan revit.

Mencuci sepeda motor di doorsmeer Raju Motor
Setelah sekian lama berada di sekolah, siang hari pun sudah tiba, saat jam menunjukkan pukul 13:15 wib, saya dan guru yang lain dan beserta seluruh siswa-siswi mulai meninggalkan halaman sekolah untuk menuju jalan pulang ke rumah masing-masing. Saat saya sudah berada di kawasan kota Panton Labu, tepatnya di jalan Medan - Banda Aceh, saya menuju ke doorsmeer Raju Motor untuk membersihkan sepeda motor. Saya mengeluarkan biaya disini sebesar Rp 20.000 atau 20.55 steem.
Dikala senja menjelma suasana alam yang cerah dan membuat keaadaan menjadi gerah. Saya menuju ke warung dekat rumah serta menikmati segelas kopi hitam untuk melepaskan mata yang sudah terasa kantuk. Dengan segelas kopi ini biasanya biasa membuat mata kembali terbuka dan rasa kantuk pun hilang. Waktu terus berlalu, hari semakin sore, saya menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badan setelah seharian beraktifitas.
Malam akan menjelma, matahari kembali keperaduan cinta, dengan meninggalkan seberkas sinar warna jingga, goresan kaki langit yang indah, hamparan jingga menghiasi cakrawala. Azan magrib mulai dikumandangkan disetiap surau dan masjid, saya pun melaksanakan salat magrib 3 rakaat.

Membeli nasi goreng di Blang Glumpang, Seunuddon
Setelah selesai salat Magrib, saya menuju ke Blang Glumpang dengan tujuan utama ke warung nasi goreng. Saya juga membeli pampes di minimarket, masih banyak lagi belanjaan saya dimalam tersebut.
Dibawah ini juga saya sematkan belanjaan saya:
- Nasi goreng sebanyak 4 bungkus dengan total bayar Rp 24.000,
- Belanjaan di minimarket, seperti pampes, deterjen dengan harga Rp 26.000,
- Membeli ayam goreng, 4 potong dengan harga Rp 32.000,
- Membeli dimsum, 2 porsi dengan harga Rp 20.000.
Total seluaruh pengeluaran saya, adalah Rp 102.000 atau 104.83 steem.
Sekian dulu uraian saya pada hari ini, sampai jumpa di lain kesempatan dan waktu.


