Tanaman Liar Perkampungan
Selamat sore menjelang malam semu sahabat steemit yang diberkati Tuhan yang Maha Esa.
Hari ini saya ingin memperkenalkan satu jenis tanaman yang bernama ceplukan /ciplukan yang tumbuhan tersebut, tumbuh liar di daerah perdesaan saya yang ternyata banyak manfaatnya untuk menyembuhkan penyakit, dan yang diyakini bisa menyembuhkan penyakit sejak dulu kala hingga kini. Pada kalangan tokoh masyarakat di desa saya.
Tanaman ini adalah Ciplukan / Ceplukan (Physalis angulata).
Nama lain:
- Bahasa Indonesia: Ciplukan, Ceplukan,
- Famili: Solanaceae (sekeluarga dengan terong, tomat, cabai)
Keterangan:
- Buah terbungkus selaput seperti lentera/lampion berurat jaring, berubah warna menjadi kuning keemasan saat matang
- Daging buahnya manis dan bisa dimakan langsung
- Dalam pengobatan tradisional, tanaman ini dimanfaatkan untuk membantu menurunkan demam, menjaga daya tahan tubuh, hingga membantu mengontrol gula darah (namun tetap harus berkonsultasi dengan tenaga medis)
Catatan:
Jangan memakan buah yang masih hijau dan mentah, karena mengandung senyawa yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Konsumsi hanya buah yang sudah matang sempurna.
Apakah kamu ingin tahu cara membedakannya dengan jenis ciplukan lain atau cara mengolahnya?
Berikut cara mengolah ciplukan yang aman dan praktis:
- Konsumsi Langsung (Paling Sederhana)
- Ambil buah yang sudah matang: selaput luar berwarna kering kecokelatan/kuning, buah terasa lunak sedikit
- Kupas dan buang selaput pembungkusnya
- Cuci bersih dengan air mengalir
- Langsung dimakan rasanya manis sedikit asam segar
- Rebusan / Teh Ciplukan (Untuk Kesehatan)
Bahan:
- 10–15 buah ciplukan matang + daun dan batang muda bersih (bisa juga hanya buahnya saja)
- 2 gelas air
- Madu secukupnya (opsional)
Cara membuat:
Cuci semua bagian tanaman sampai bersih
Masukkan ke dalam panci, tambahkan air
Rebus dengan api kecil selama 10–15 menit hingga air tersisa sekitar 1 gelas
Saring air rebusannya
Biarkan hangat, tambahkan madu jika suka
Minum 1 kali sehari
Jus Ciplukan
Bahan:
- 15–20 buah ciplukan matang
- 1 gelas air matang
- Gula/madu secukupnya
- Sedikit perasan jeruk nipis (opsional)
Cara membuat:
- Kupas dan cuci buahnya
- Masukkan ke dalam blender bersama air
- Haluskan, lalu saring ampasnya jika ingin lebih halus
- Tambahkan pemanis dan jeruk nipis, aduk rata
- Minum segera agar nutrisinya tidak berkurang
Hal Penting:
- Hanya gunakan buah matang: Buah hijau/mentah mengandung senyawa solanin yang bisa bikin mual, sakit perut, atau keracunan
- Jangan berlebihan: Maksimal 20–30 buah per hari
- Peringatan: Tidak disarankan bagi ibu hamil, menyusui, atau yang punya riwayat alergi tanaman sejenis terong/tomat tanpa konsultasi dokter
- Ini hanya cara tradisional, bukan pengganti obat medis
Selamat mencoba, semoga bermanfaat untuk kita semua.


